3 Tahun Jabat Gubernur Sumut, Ada Apa Edy Rahmayadi Minta Maaf Pada Rakyat ? -->

VIDEO

3 Tahun Jabat Gubernur Sumut, Ada Apa Edy Rahmayadi Minta Maaf Pada Rakyat ?

Radio samoir Green
Selasa, 07 September 2021

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi

MEDAN, GREENBERITA.com -
Tidak terasa pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah pada tangggal 5 September 2021 tepat tiga tahun memimpin Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).


Gubernur Edy Rahmayadi yang diwawancarai usai Salat Zuhur di Masjid Rumah Dinas, Jalan Sudirman Medan pada Senin, 6 September 2021 menyatakan permohonan maaf kepada rakyat Sumatera Utara.


Ia tak menampik masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi sesuai dengan janji kampanyenya sebelum terpilih di Pillgus 2018 lalu.


"Khusus untuk saya yang telah masuk tiga tahun, saya minta maaf lah kepada rakyat Sumut. Saya belum bisa memberikan hal yang terbaik. Tapi saya berusaha yang paling baik untuk rakyat Sumut," ucap Edy.


Menurut mantan Pangkostrad itu, di awal kepemimpinan dirinya bersama Musa Rajekshah atau Ijeck, Pemprov Sumut fokus untuk menyelesaikan utang ke kabupaten/kota.


Lalu pada tahun 2020, progres pembangunan terhambat, lantaran adanya pandemi Covid-19 sehingga mau tak mau harus melakukan refocusing terhadap APBD Sumut yang sebelumnya sudah ditetapkan.


"Di sana sini, masih banyak kekurangan denyan kondisi ya, semua pasti tahu. Tahun pertama kita menyelesaikan utang. Tahun kedua itu, refocusing dan disibukkan dengan kegiatan penanganan Covid-19 sampai saat ini," ungkapnya.


Edy menjelaskan, ada berbagai program Pemprov Sumut yakni jangka pendek, menengah dan panjang yang harus segera dibenahi dan dikerjakan.


Jangka pendek, pihaknya mengaku segera membenahi permasalahan yang ada, termasuk menangani pandemi Covid-19.


Untuk jangka menengah, berbagai proyek pembangunan, seperti Sport Centre (Deli Sport City), Power Plant di Batubara.


"Dia terhambat. Seharusnya berjalan di 2020, tapi terhambat dengan Covid-19. Orang-orang yang melakukan KPBU tak bisa melakukan dengan leluasa. Dan mudah mudahan tahun depan itu bisa dilaksanakan," ucapnya.


Atas capaian yang belum berjalan itu, orang nomor satu di Pemprov Sumut itu pun untuk kedua kalinya menyatakan permohonan maaf.


"Sekali lagi saya mohon maaf. Tetap kita punya cita-cita dan berdoa," pungkasnya.


(Gb-las22)

Loading...