Notification

×

Iklan

Iklan

Segera Cari Akar Masalah Bencana Disekitar Danau Toba

14 Mei 2021 | 14:26 WIB Last Updated 2021-05-14T07:26:02Z

Mangaliat Simarmata Aktivis Lingkungan Kawasan Danau Toba

(Oleh Mangaliat Simarmata)

GREENBERITA.com - Seperti kita ketahui bahwa banjir dan longsor yang sudah berulang-ulang terjadi dan hampir setiap tahunnya terjadi di sekitaran kota wisata Parapat.


Bahkan sudah lumayan banyak para pejabat dan intansi pemerintahan dari berbagai tingkatan meninjau banjir-banjir sebelumnya (boleh kita cek dari pemberitaan berbagai media, red), tapi  sepengetahuan saya hingga kini yang masih dilakukan setiap ada banjir dan longsor seperti sekarang ini hanyalah pembersihan jalan trans Sumatera-Parapat yang dilakukan, bagaimana pembenahan hulu yaitu hutannya sebagai sumber banjir dan longsor namun belum dijamah dan atau ditangani sebagaimana diharapkan publik agar tidak terulang lagi seperti kejadian pada Kamis, 13 Mei 2021. 


Kita bersama mengetahui disamping jalan ini sebagai jalan trans Sumatera juga sebagai satu jalan ke pintu gerbang utama Kawasan Danau Toba (KDT) yang sudah ditetapkan negara sebagai destinasi pariwisata super prioritas bertaraf internasional. 


Semogalah ada perhatian khusus Bupati Simalungun yang baru untuk ini serta tentunya dibutuhkan juga dukungan Pemprovsu dan Pusat untuk itu. Semoga...


Waspadalah selalu kawan-kawan dan saudaraku par Parapat akan bahaya yang lebih besar lagi oleh alam. 


Semoga tidak terjadi dan kiranya segera akan ada pembenahan hulunya sebagai sumber banjir dan longsor ini. Tuhan menguatkan dan menyertai teman-teman dan saudaraku terutama yang di Parapat dan yang lintas dari Parapat.


(Penulis adalah Aktivis Lingkungan Kawasan Danau Toba)