HKBP Bertekad Selamatkan dan Kelola Dana Pensiun Pelayan Dengan Baik -->

VIDEO

HKBP Bertekad Selamatkan dan Kelola Dana Pensiun Pelayan Dengan Baik

Green Berita
Sabtu, 16 Januari 2021

Rapat dan Pemberdayaan Praeses HKBP di Pearaja,Tarutung pada tanggal 11-16 Januari 2021.

GREENBERITA.com- 
Pucuk pimpinan Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) memberikan perhatian serius untuk menyelamatkan Dana Pensiun karena dana pensiun menyangkut harapan hidup pelayan penuh waktu setelah purnabakti. 


Pernyataan itu disampaikan Ephorus HKBP Pdt.Dr.Robinson Butarbutar pada Rapat dan Pemberdayaan Praeses HKBP di Pearaja - Tarutung pada tanggal 11-16 Januari 2021.


"Karena itu hutang dana pensiun yang banyak dan telah mendapat peringatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada periode ini kami memiliki kepedulian yang serius menyelamatkan Dana Pensiun," ujar Pdt Robinson Butarbutar ketika dikonfirmasi greenberita melalui selulernya pada Sabtu, 16 Januari 2021.


Seluruh pimpinan dan Praeses juga meminta doa dan dukungan seluruh jemaat dan pelayan untuk bersama-sama menyelamatkan dana pensiun.


Sebelumnya juga diberitakan bahwa pimpinan Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) telah meminta seluruh pelayan gereja khususnya para Praeses melakukan pelayanan kepada jemaat dengan pola kreativitas dan inovasi tinggi pada masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negeri.


"HKBP menyadari bahwa Pandemi Covid merupakan tantangan berat bagi gereja, karena itu setiap pelayanan membutuhkan kreativitas dan inovasi agar dapat memberdayakan potensi jemaat melayani di masa pandemi," ujar Pdt Robinson Butarbutar ketika dikonfirmasi greenberita melalui selulernya pada Sabtu, 16 Januari 2021.


Ephorus HKBP yang banyak menghabiskan masa pelayanannya di Jerman ini berpesan kepada para pendeta agar jangan sampai pandemi covid juga merenggut iman, ibadah dan persekutuan gereja.


Rapat Praeses HKBP yang merupakan koordinasi awal Pimpinan HKBP dengan seluruh Praeses ini telah bertekad untuk melangkah bersama dalam kesehatian dan bekerjasama dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan harapan transformasi berupa pembaharuan di HKBP.


"Rapat dan Pemberdayaan Praeses ini juga bertujuan untuk mengedepankan kapasitas dan kemampuan Praeses dalam hal kepemimpinan (Leadership) dan Management, sehingga kami juga menghadirkan narasumber yang handal di bidang manajemen, pengenalan kepribadian dan psikologi, serta di bidang kepemimpinan," jelas Pdt Robin Butarbutar.


Terpisah, salah satu praeses yaitu Pdt Rein Justin Gultom yang melayani sebagai Praeses Distrik VII Samosir ini mengaku sangat terbantu untuk melakukan Perencanaan, Implementasi,  Monitor dan Evaluasi (Planning, Implementation, Monitoring, Evaluation - PIME) sebagai persiapan penting untuk memimpin pelayanan di Distrik Samosir.


"Kami seluruh Praeses pun bertekad untuk menerapkan hal-hal yang telah dipelajari dalam pembekalan ini di dalam kepemimpinan di distrik-distrik yang dipimpin agar proses transformasi dapat terjadi," ujar Pdt. Rein Justin Gultom.

Pada Rapat dan Pemberdayaan Praeses tersebut juga disepakati perumusan Program 2020-2024 yang berpedoman pada Renstra yang telah ditetapkan oleh Sinode Godang, Pimpinan dan Praeses berupa rancangan program strategis Empat Tahunan yang akan disampaikan ke Rapat MPS untuk ditetapkan, yaitu:


- Tahun 2021: Tahun Pemberdayaan (akan dijelaskan pada kalender kegiatan 2021)

- Tahun 2022: Tahun Kesehatian dalam Persekutuan, Pelayanan dan Kesaksian

- Tahun 2023: Tahun Profesionalisme Penatalayanan HKBP

- Tahun 2024: Tahun Ekumenikal Inklusif

 

Lebih lanjut, Ephorus HKBP Pdt Robinson Butarbutar menyatakan bahwa Pimpinan dan Praeses juga berkomitmen mengembangkan pelayanan dengan mengedepankan nilai-nilai mendasar (core values): yaitu Interdependensi, Kepedulian, Melayani dengan rendah hati dan sikap terbuka. 


"Seturut dengan itu Pimpinan dan Praeses sepakat untuk bersama-sama mengembangkan karakter positif dalam semua aras pelayanan HKBP agar sungguh-sungguh menjadi berkat bagi dunia," tegas Pdt. Robinson Butarbutar


"Serta yang sangat penting, bahwa Pimpinan dan Praeses bertekad untuk melakukan tahapan-tahapan nyata mewujudkan keputusan Sinode Godang yang sebelumnya yaitu upaya Sentralisasi Keuangan dan Penggajian di HKBP," tutup Pdt Dr Robinson Butarbutar. (gb-ferndt01)

Loading...