PBB Lakukan Pengawetan Ikan Jahir Guna Bantu Nelayan di Samosir -->

VIDEO

PBB Lakukan Pengawetan Ikan Jahir Guna Bantu Nelayan di Samosir

Green Berita
Selasa, 05 Mei 2020

Pemuda Batak Bersatu (PBB) bersama Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir lakukan pengawetan ikan Jahir 
SAMOSIR,GREENBERITA.com- Di tengah masa Pandemi COVID 19, Pemuda Batak Bersatu (PBB) bersama dengan Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir melakukan pengawetan ikan Jahir pada Selasa 05 Mei 2020 Pengawetan ikan Jair ini adalah salah satu upaya menjaga ketahanan pangan di tengah wabah virus Corona.

Pengawetan ikan Jahir ini adalah salah satu upaya menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumber daya alam dan potensi alam sehingga dapat meminimalisasi kesulitan ekonomi ditengah wabah pandemi virus Corona (COVID-19) ini.

"Pengawetan ikan Jair ini dilakukan dengan bahan pengawet alami seperti garam agar ikan dapat bertahan lama. Selain itu dapat menambah penghasilan bagi masyarakat di Desa Lumban Suhi-suhi Toruan" ujar Raja Sondang Simarmata selaku Kepala Desa sekaligus pembina PBB.

Dengan menjual hasilnya di lingkup Kabupaten Samosir atau diluar Samosir, Raja melihat kerja sama lain juga dapat ditingkatkan.

"Ya ini tahap awal saja, masih banyak kerja sama yang akan kami jalin misalnya bidang peternakan, bidang hukum dan bidang lainnya. Karena di PBB orang - orang berpotensi siap mengabdi di Samosir berkumpul. Ada dokter hewan, Notaris dan lainnya." Tambah Radja.

Di waktu Yang bersamaan, Samuel Pasaribu selaku Ketua PBB Kabupaten Samosir berharap ada kerja sama dengan desa-desa lainnya.

"Kami juga berharap kerja sama dengan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Samosir untuk peningkatan ekonomi, karena dengan aktivitas ini bisa menambah penghasilan ataupun dimanfaatkan untuk sendiri," jelas Samuel Pasaribu .

Pasaribu juga menambahkan kalaupun pandemi berakhir, belum tentu ekonomi langsung stabil. "Perlu waktu untuk mengembalikan perekonomian dan pemerintah tidak bisa sendiri memulihkannya. Masyarakat harus punya kemauan untuk mandiri, tidak selalu menunggu dan berharap bantuan," pungkas Samuel.

(gb-AmbroS04)

Loading...