Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Virus Corona, Bandara Silangit Sediakan Alat Heat Scanner Ekstra Siaga

27 Jan 2020 | 17:22 WIB Last Updated 2020-01-27T10:22:46Z

Bandara Internasional Sisingamngaraja XII Silangit.
TARUTUNG, GREENBERITA.com || Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona ke kawasan Danau Toba lewat pelabuhan udara, pihak PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit menyediakan alat deteksi heat scanner.

GM PT Angkasa Pura Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit M Iwan Sutisna, mengungakpkan hal itu.

"PT Angkasapura II Bandar Udara Silangit sudah berkoordinasi dengan kantor kesehatan pelabuhan agar konsisten mengawasi kemungkinan penyakit tersebut masuk via Bandara Silangit. Dengan penempatan heat scanner untuk mendeteksi orang yang masuk Bandara Silangit via kedatangan Internasional," kata Iwan, Sabtu 25 Januari 2020.

Iwan mengatakan sejak dioperasikan di bandara, belum ada tanda-tanda pengunjung terdeteksi virus corona.

"Peralatan heat scanner ini diadakan oleh kantor kesehatan pelabuhan. Dan sampai saat ini beroperasi normal. Hingga saat ini tidak ada yang terdeteksi penumpang yang datang dari luar negeri membawa virus ini," katanya.

Sementara pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit komit melakukan peningkatan pengawasan dalam mengantisipasi masuknya virus corona melalui penumpang yang datang dari luar negeri.

"Kita sudah tempatkan mesin thermal scanner untuk pendeteksi suhu tubuh penumpang yang tiba di Bandara Silangit. Alat tersebut sudah stand by sejak penyebaran virus multipox beberapa tahun lalu," kata Charlie Lubis selaku dokter KKP Bandara Silangit, Sabtu 25 Januari 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Aleksander Ganda Parulian Gultom, dalam meningkatkan imunitas tubuh warga, meminta masyarakat agar selalu terapkan pola hidup sehat dan sehat atau PBHS.

"Mengingat antivirus atau vaksin untuk jenis virus ini belum ditemukan, yang terpenting adalah menjaga kondisi tubuh. Kita sarankan masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan selalu memperhatikan pola makan bernutrisi yang berimbang," kata Aleksander.

Dia juga berharap kepada Kementerian Kesehatan agar menurunkan maklumat tentang kewaspadaan penyebaran virus corona.

"Kita harapkan juga ada segera maklumat dari Kemenkes tentang kewaspadaan terhadap orang atau warga yang keluar masuk Indonesia khususnya di bandara yang berkunjung ke negara yang sudah terinfeksi dan masuk atau berkunjung ke Indonesia. Untuk daerah Taput sendiri, untuk sementara masih dengan sosialisasi melalui media-media yang ada," katanya. (TgI)