Kapoldasu Bantu Nur, Korban Kecelakaan

VIDEO

Kapoldasu Bantu Nur, Korban Kecelakaan

Senin, 28 Oktober 2019

Kondisi Nur Fadillah(15) dalam perawatan tim Medis RS Bhayangkara ll Medan.
MEDAN, GREENBERITA.com- Seorang gadis belia bernama Nur Fadilla berusia 15 tahun mengalami kecelakaan di Jl. KL Yos Sudarso, Pekan Labuhan, Kota Medan pada Senin 21 Oktober 2019. Nur mengalami kecelakaan saat melintasi jalan bersama temannya. Belum jelas penyebab kecelakaan, namun dugaan sementara dikarenakan ditabrak oleh mobil.

Akibat kecelakaan tersebut, Nur dan temannya mengalami luka. Diantara 2 korban, Nur yang mengalami luka terparah. Dia mengalami pembekuan darah di otak, patah tulang leher dan perenggangan pada tulang kakinya.


Insformasi yang di himpun dari PoskotaSumatera.com , Pasca kecelakaan, Nur langsung dibawa ke RS Materna untuk mendapat perawatan medis, namun untuk beberapa tindakan medis membutuhkan biaya yang cukup besar. Keluarga dan kerabat Nur mengatakan perkiraan dana yang dibutuhkan sekira Rp 50 juta untuk tindakan medis pengobatan Nur. Keluarga Nur yang hidup pra sejahtera tidak mampu membiayai pengobatannya.

Sang ayah yang bekerja serabutan dan ibu yang bekerja mengupas kulit udang hanya bisa pasrah atas ujian yang menimpa putrinya, Nur. Namun akhirnya keluarga Nur bisa bernapas lega setelah datang bantuan dari seorang dermawan yang bersedia membantu pengobatan.

Berita Nur akhirnya diketahui oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH melalui salah satu laman berita online. Jendral bintang dua ini tergerak untuk membantu pengobatan dan penanganan medis. Tim Medis reaksi cepat  Polda Sumut langsung melihat pasien di RS Materna, untuk dilakukan evaluasi medis.


Setelah evaluasi Nur dibawa ke RS Bhayangkara tingkat II Kota Medan untuk dirawat. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan  Kombes Pol dr A Ginting mengatakan Kondisi pasien kini sudah jauh membaik dan tingkat kesadaran pasien juga mengalami peningkatan.

Agus mengaku, pasien dirawat secara intensif di RS Bhayangkara di bawah penanganan dokter ahli Bedah Syaraf Dr Mahyudanil SpBS, dokter Ahli Bedah Tulang Dr Satria Samosir SpOT, dokter Ahli Syaraf dan dokter Ahli Penyakit Dalam. Untuk itu, kepada masyarakat, jenderal bintang dua ini meminta doa kelancaran dalam menangani pasien Nur.

"Tim ahli diturunkan karena pasien mengalami penurunan kesadaran, bengkak dan memar pada kelopak mata sebelah kiri, patah tulang pada paha sebelah kanan akibat kecelakaan yang ia alami,"ujarnya.

Sementara itu, dokter Ahli Syaraf Dr Satria SpOT mengatakan hasil CT Scan menunjukkan pasien mengalami Hamorrhagic Contusio di daerah temporal dan frontal kanan serta Basal ganglia kiri.

"Terlihat juga fraktur dari Orbita roof kiri dan bilateral sinusitis ethmoidalis dan spenonidalis serta fraktur dinding anterior sinus maxillaris kanan dengan hematosinus,"katanya.

(ars)

Loading...