Notification

×

Iklan

Iklan

Dinas Lingkungan Hidup Samosir Minta Bantuan ke TPL, Dikasih Tong Sampah

23 Agu 2019 | 15:11 WIB Last Updated 2019-11-10T13:35:27Z
Dinas Lingkungan Terima Bantuan 300 Tong Sampah dariTPL
SAMOSIR,GREENBERITA.com- Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Lingkungan Hidup mengaku telah mengajukan proposal permohonan bantuan kepada PT.TPL (Toba Pulp Lestari) pada tahun 2018 dan direalisasi diberikan bantuan berupa sebanyak 300 (tiga ratus ) buah tong sampah berbahan plastik bercampur fiber berwarna biru yang bertuliskan bantuan dari perusahaan pulp yang selama ini dinilai telah melakukan pengrusakan lingkungan dikawasan Danau Toba termasuk wilayah Kabupaten Samosir.

Bantuan berupa 300  tong sampah dari PT.TPL yang saat ini diletakkan dihalaman kantor Dinas Lingkungan Hidup Samosir dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Samosir melalui Kabid Kebersihan Simanjorang

"Ya benar, kita telah terima bantuan dari TPL berupa tong sampah sebanyak 300  buah. Bantuan ini diterima berdasarkan proposal permohonan yang diajukan pada tahun 2018 lalu," ujar Kabid Kebersihan Gubel Simanjorang ketika dikonfirmasi greenberita.com dikantornya. pada Selasa, (20/8/2019).

Menurut Simanjorang, tong sampah ini nantinya akan dibagi dan ditempatkan dijalan-jalan protokol terutama didaerah kunjungan wisatawan di Samosir serta para pelanggan baru yang sebelumnya belum mendapatkan tong sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Samosir.

Sebanyak 300 Tong Sampah Yang Diminta Dinas Lingkungan  Hidup dari TPL Siap Dibagikan
Ketika ditanyakan tentang banyaknya penolakan warga atas operasional PT.TPL yang dianggap merusak lingkungan hidup warga tapi justru dimintai bantuan oleh Dinas Lingkungan Hidup Samosir yang seharusnya ikut serta menjaga lingkungan, Simanjorang menjawap hal itu tidak masalah sejauh memberikan bantuan.

"Ini adalah tindak lanjut proposal tahun 2018 dan kebetulan saya baru menjabat di bulan Februari lalu. Namun secara pribadi, TPL itukan sudah punya regulasi tersendiri, dan menurut saya karena kebutuhan-kebutuhan akan tong sampah untuk masyarakat bersih, kenapa tidak (diterima)," ujar Gubel Simanjorang.

Terpisah, ketika dimintai pendapat terkait Dinas Lingkungan Hidup Samosir yang meminta bantuan berupa tong sampah kepada PT.TPL, pengamat lingkungan Samosir Pahalatua Simbolon menyayangkan Pemkab Samosir yang meminta-minta kepada perusahaan yang notabene merusak lingkungan di Samosirdan secara umum di Kawasan Danau Toba.

"Kita sangat menyayangkan tindakan Dinas Lingkungan Hidup Samosir yang meminta-minta kepada TPL yang notabene sejak masih bernama Indorayon telah melakukan pengrusakan terhadap lingkungan kita. Apalagi yang diberikan pun tong sampah, padahal anggaran kita sangat besar untuk hanya sekedar tong sampah," ujar Pahalatua Simbolon kepada greenberita.com ketika dikonfirmasi langsung pada Rabu, (21/8/2019).

Menurut mantan Anggota DPRD Samosir ini, seharusnya pemerintah kabupaten mendukung suara rakyatnya untuk menutup perusahaan yang telah merusak lingkungan Samosir dan bukan justru mengemis kepada perusahaan tersebut. 
"Harusnya Pemkab Samosir mendukung perjuangan dan suara rakyat Tapanuli untuk menutup TPL, Aqua Farm dan perusahaan  perusak lingkungan lainnya di Bumi Tapanuli dan bukan justru mengemis minta bantuan kepada mereka, seakan yang dilakukan mereka disyukuri warganya," pungkas Pahalatua yang mantan Ketua DPC PDIP Samosir ini.

(gb-ferndt_