Poskesdes Digembok, Petugas Medis di Desa Ini Tidak Siaga

VIDEO

Poskesdes Digembok, Petugas Medis di Desa Ini Tidak Siaga

Kamis, 18 Juli 2019

Ruang periksa kosong ketika jam kerja
PANGURURAN,  GREENBERITA. com - Gedung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir terlihat tergembok pada jam kerja, Kamis (18/7/2019) sejak pagi hingga Pukul 16.00 sore hari.
Tidak ada petugas medis seperti Bidan Desa yang seharusnya siaga.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa berwenang, Rajamin Petrus Sinabariba mengatakan bidan Poskesdes Rosmina Karo-karo Purba desa itu sedang cuti melahirkan.

"Kebetulan memang, bidan desa kita ijin cuti melahirkan dan bersalin ke luar kota," ujar Rajamin.

Terpantau, gedung penyedia jasa layanan kesehatan masyarakat milik pemerintah itu tidak ditunggui seorang pun petugas medis.

Hanya tampak sejumlah peralatan medis di dalam gedung, serta dua bola lampu pijar di teras masih menyala hingga sore tidak dipadamkan.

Menurut Rajamin Petrus Sinabariba mengatakan, Rosmina memang resmi membuat laporan cuti. Selama Rosmina cuti digantikan dua Bidan Desa dari desa sebelah yakni, Bidan Desa Lumban Suhi Dolok, dan Bidan Puskes Buhit.

Terkait tugas hingga jadwal kedua bidan pengganti Rosmina, disampaikan Rajamin bukan lagi wewenang dirinya.
Rajamin hanya mendapat laporan cuti Rosmina, sedangkan prosedur kerja dan penggantinya berada pada wewenang Dinas Kesehatan Samosir.

Terkait ketiadaan petugas medis berjaga,
Pintu Gedung Poskesdes Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir tergembok pada jam kerja, Kamis (18/7/2019) sejak pagi hingga Pukul 16.00 sore hari.
diakui Rajamin seharusnya memang ada bidan desa yang siaga.

"Seharusnya memang ada, tetapi tidak lagi. Tetapi, syukurnya memant tidak ada keluhan masyarakat dan selama ini pelayanan kesehatan sudah lumayan bagus,"tambahnya.

Kaur Umum dan perencanaan desa tersebut, Marlina Sihotang menyebutkan Rosmina memang sudah cuti sejak seminggu terakhir. Selama seminggu, diakuinya memang bidan desa pengganti terkait tidak selalu di lokasi karena beberapa alasan.

"Kalau kami panggil, memang pasti datang biar pun tengah malam. Dia tidak selalu di sini, karena memang bertugas di desa satu lagi, "ujar Marlina.

Terpisah, Ketua LSM KPPPI Samosir Ranto Limbong berharap Warga atas kondisi itu berharap sebaiknya petugas medis benar-benar siaga mana kala ada warga yang tiba-tiba sakit. Apalagi, jarak dari desa ke kota lumayan jauh menurut perkiraan mereka.

"Ini kan persoalan nyawa, jadi lebih baik mencegah dari pada terlanjur terjadi yang tak diinginkan,"sebut Ranto.

(gb-ferndt)
loading...