Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Aksi Protes Warga, Kapolres Pelabuhan Belawan Resmikan GBI di Martubung

28 Jan 2019 | 10:43 WIB Last Updated 2019-02-01T01:40:09Z
MEDAN, GREENBERITA.com - Untuk menciptakan suasana kondusif dan aman, Kapolres Pelabuhan Belawan terus melakukan penyampaian pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

Sebelumnya, seratusan orang yang bermukim di Blok VIII, komplek Griya Martubung, Lingkungan XX, Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, melakukan aksi protes.

Aksi protes warga tersebut memprotes terkait bangunan rumah yang diduga berubah fungsi menjadi gereja. Informasi yang berhasil dihimpun, kurang lebih perubahan fungsi tersebut terjadi selama dua bulan terakhir. Aksi protes seratusan orang yang melakukan aksi demo tersebut viral di Instagram milik 'eunikeyulia'.

Dalam video yang diunggah pemilik akun menulis caption, 'Minggu tanggal 13 Januari 2019, ketika kami ingin memulai ibadah pagi, gereja kami diserang oleh warga yang berbeda keyakinan, dan memaksa gereja untuk ditutup. Mereka memaksa masuk untuk mengacaukan ibadah kami.


Kami umat Kristiani di Gereja Bethel Indonesia jemaat Filadelfia di Jalan permai 4 blok 8 Griya Martubung no.31 Kelurahan Besar Kecamatan Medan labuhan Sumatera Utara, kami hanya beribadah sekali seminggu (atas permintaan warga setempat) dan sudah kami lakukan.

Dan disini kami tidak melakukan hal yang terlarang. Kami hanya beribadah tetapi mengapa pagi ini gereja kami diserang? Dimana keadilan di negeri ini? Dimana toleransi umat beragama? Tuhan beserta kami.

Kami sebagai umat Kristiani merasa terjepit dan terintimidasi untuk beribadah di negara kami sendiri. Kami mohon dengan sangat kepada Bapak presiden @jokowi untuk menindak tegas agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di Bangsa ini.

Warga mengelar aksi demo memprotes keberadaan bangunan rumah berubah fungsi terjadi pada Minggu siang (13/01/2019) sekitar pukul 10.30 WIB, lalu.

Aksi protes warga didominasi kalangan ibu-ibu ini mereda setelah ditandatanganinya kembali Surat peryataan dari Pendeta Jan Fransman Saragih, S.Th yang dibubuhi tanda tangan dan materai diketahui oleh Camat Medan Labuhan Arrahman Pane S.STP.MAP, Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto SH, SIK, MH, Koramil 10/ML Kapten Inf.P.Purba, Kepala KUA Medan Labuhan M.Lukman Hakim Hsb.SAg.MA.

Serta disaksikan dari pengurus yang mendirikan rumah ibadah, perwakilan warga blok VIII Lk XX, Kepling XX dan Lurah Besar T Roby Chairi, SIP, MSi.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, yang dikonfirmasi Tribun Medan melalui WhatsApp mengatakan, benar ada aksi protes warga yang mana berubahnya fungsi bangunan.

"Kami turun langsung ke lokasi dan memberikan pesan Kamtibmas agar warga jangan terpancing emosional sehingga tak melakukan tindakan anarkis. Bukan ditutup, tapi pendirian gereja tersebut tidak sesuai dengan aturan, yaitu belum ada izin," ujarnya.

Usai ditangani pihak kepolisian, informasi lain yang dihimpun warga akhirnya selesai dengan keputusan pihak Pendeta berjanji akan mentaati kesepakatan yang telah disepakati tersebut.

Akibat peristiwa tersebut, akhirnya beberapa elemen penting berembuk dan membuat sebuah bangunan menjadi rumah ibadah.

Tempat ibadah tersebut diresmikan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis di Gereja Bethel Indonesia (GBI ), Jalan Rawe Komplek MU CITY Griya Martubung.

Peresmian tersebut berlangsung pada Minggu (27/1/2019).

Turut hadir pada kegiatan tersebut yakni, Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Taryono Raharja, SH, SIK, Kabag Ops, Kasat Sabhara, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kasi Propam.

Kanit Intelkam Polsek Medan Labuhan, Kanit 3 Sat Intelkam, Kanit Binmas Polsek Medan Labuhan, Sekcam Medan Labuhan Indra Utama, Sekretaris Lurah Elyas Padang, Kepling 22, Irwansyah, Pendeta GBI Pendeta Jan Fransman Saragih serta para jemaat GBI.

"Semoga jemaat GBI di tempat yang baru ini, lebih baik melaksanakan kegiatan ibadah dan selalu menjalin hubungan baik dengan warga lain sebagai bentuk kerukunan beragama agar lebih baik lagi," ujar AKBP Ikhwan Lubis eperi dilansir dari medan tribunnews.com.

Setelah selesainya peresmian gedung ibadah, Pendeta GBI Pendeta Jan Fransman Saragih mengatakan, terimamasih kepada pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan beserta jajaran.

Gereja Bethel Martubung diresmikan (HO/Polres Belawan)
"Ya kami mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian, Muspika Kecamatan Medan Labuhan, atas upaya dan perhatiannya kepada jemaat GBI. Sehingga para jemaat dapat kembali melaksanakan ibadah setelah permasalahan tgl 13 Januari 2019 lalu. Semoga Tuhan memberi kekuatan dan kesehatan kepada bapak Kapolres dan seluruh rombangan," ucapnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, dengan upaya tersebut, para jemaat Nasrani khususnya jemaat GBI tidak merasa terintimidasi dan dapat melupakan permasalahan yang lalu.

"Terimakasih kepada seluruh pihak. Kedepannya kita semakin rukun," ucap orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan tersebut.
(rel-marsht)