Notification

×

Iklan

Iklan

Setelah Deklarasi, JaDI Sumut MOU Dengan FISIP USU Medan

2 Des 2018 | 08:58 WIB Last Updated 2019-09-19T07:13:37Z

MEDAN, GREENBERITA.com - Akhirnya Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI ) Sumut mendeklarasikan diri sebagai wadah berkumpulnya alumni penyelenggara KPU dan Bawaslu di Sumut sebagai bagian dari tanggungjawab dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan proses demokrasi dan kepemiluan di Sumut termasuk pemilu tahun  2019, pada hari Sabtu (01/12/18) di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) USU Medan.

Hadir dalam deklarasi ini Presidium Nasional jaDI Pusat Juri Ardiantoro,  Walikota Medan diwakili Plt Kesbang Pol Linmas Sulaiman Harahap, calon DPD RI Prof Dr HM Jakub Matondang, MA dan Syamsul Hilal, Ketua KPU Sumut Yulhasni, Dekan FISIP USU Dr Muryanto Amin, MSi, Dosen Hendra Harahap, Tim Pemenangan Nomor 1 dan 2.

Dalam deklarasi jaDI Sumut yang dipimpin oleh Presidium Nasional JaDI Pusat Juri Ardiantoro, sekitar 50 Deklarator yang berasal dari 33 Kab/Kota se-Sumut yang pernah mendedikasikan diri sebagai penyelenggara pemilu di Sumut menyatakan terbentuknya jaDI Sumut untuk keadilan, integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi nilai utama kemajuan demokrasi Indonesia. Setelah deklarasi jaDI Sumut berlanjut penandatangan perjanjian kerjasama MOU dengan FISIP USU.

Dalam sambutannya Presidium Nasional jaDI Pusat Juri Ardiantoro mengapresiasi deklarasi jaDI Sumut yang diharapkan JaDI ikut berpartisipasi dalam tegaknya proses demokrasi yang berkeadilan dan beradap di Indonesia.

Dilanjutkan Direktur Eksekutif jaDI Sumut Nazir Salim Manik yang membeberkan terbentuknya jaDI Sumut pada 31 Oktober 2018 dengan Presidium jaDI Sumut Nazir Salim Manik, Benyamin Pinem, Potan Edy Siregar, Nurlela Djohan, Rahel Sukatendel, Muhammad Ridwan, Fernando Sitanggang, Maskharani dan Aulia Andri.

Sedangkan Deklarator JaDI Sumut sekitar 50 orang yang berasal dari 33 Kab/Kota se-Sumut  telah menyatakan diri untuk ikut mengawal proses pemilu dan demokrasi termasuk pemilu tahun 2019 di Sumut dengan pengalaman dan SDM yang dimiliki selama menjadi penyelenggara pemilu.

Kata sambutan Dekan FISIP USU diwakili Hendra Harahap menyambut baik kehadiran JaDI Sumut dalam ikut mengawal proses pemilu dan demokrasi di Sumut.

Berlanjut diskusi publik bertema "problematika pemilu 2019".  Narasumber jaDI Direktur Eksekutif Nazir Salim Manik "Implikasi pemilu 5 surat suara  terhadap politik nasional"

Narasumber lain Yulhasni Ketua KPU Sumut berbicara tentang Kesiapan teknis  dan manajemen penyelenggara menghadapi pemilu tahun 2019.

Sedangkan Dekan FISIP USU Dr Muryanto Amin, MSi mendiskusikan tentang Legitimasi pemerintah pasca pemilu serentak tahun 2019. (tanbw)