Notification

×

Iklan

Iklan

Dihadiri Wagubsu Surya, Apel Kebangsaan GAMKI Sumut di Siantar Angkat Semangat Persatuan

31 Okt 2026 | 18:45 WIB Last Updated 2026-10-31T11:45:26Z

Semangat persatuan dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mewarnai Apel Kebangsaan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sumatera Utara yang dipusatkan di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu (31/10- fando)
GREENBERITA.com- Semangat persatuan dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mewarnai Apel Kebangsaan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sumatera Utara yang dipusatkan di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Sabtu (31/10/2026).


Kegiatan yang dihadiri ribuan pemuda gereja dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya dan Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Sinurat.


Dalam sambutannya, Sahat mengatakan Apel Kebangsaan GAMKI Sumut telah dua kali dilaksanakan. Kegiatan pertama digelar pada 2023 dan dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.


"Kita sudah laksanakan ini yang kedua, yang pertama itu tahun 2023 setelah kita meraksanakan pengukuhan kepengurusan dan rakernas di Kota Medan. Lalu kita lanjutkan itu di Toraja apel kebangsaan tahun 2023 waktu itu Wapres Gibran langsung yang hadir, kemudian tahun ini kita laksanakan di Kota Medan sebelum kita masuk ke dalam Kongres," ucap Sahat dalam sambutannya.


Ia juga menyampaikan GAMKI akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada November mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, apel tersebut menjadi bagian dari kesiapan kader GAMKI Sumut untuk menjaga Indonesia.


"Bulan depan di Makassar, jadi tentunya saudara - saudari ini adalah bentuk kesiapan dari Gamki secara khusus yang ada di Sumatera Utara untuk bersama -sama menjaga Indonesia, terkhusus sekarang kita ada di Siantar," ujarnya.


Sahat turut mengingatkan sejarah perjuangan Barisan GAMKI Serbaguna (BRIGSENA) yang menurutnya telah berperan dalam perjuangan menumpas G30S/PKI. Bahkan, lima kader BRIGSENA dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Surakarta, Jawa Tengah.


"Bahkan kalau teman -teman menyempatkan waktu datang ke Jawa Tengah di Solo di Taman Makan Palawan Surakarta, Ada kalau saya tidak salah 5 orang kader BRIGSENA," tuturnya.


Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengajak seluruh peserta menjadikan apel kebangsaan sebagai momentum refleksi untuk membangun bangsa dengan semangat persatuan dan tanggung jawab.


"Melalui tema "pulihkanlah bangsa kami", kita diajak untuk merefleksikan kembali pentingnya membangun bangsa dengan semangat persatuan, kepedulian, integritas, dan tanggung jawab," kata Wesly.


Ia menegaskan, kepemimpinan pemuda Kristen yang transformatif dan inovatif harus diwujudkan melalui peningkatan kapasitas diri serta kontribusi nyata bagi masyarakat.


"Saya berharap kader-kader gamki dapat terus menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menjaga toleransi, menghargai perbedaan, serta aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan," tuturnya.


Selain apel kebangsaan, kegiatan tersebut dimeriahkan dengan hiburan, penampilan Wushu, dan lucky draw. Hadir pula Kapolres Pematangsiantar, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, KNPI Pematangsiantar, organisasi kepemudaan, serta perwakilan gereja.**(Gb-fando01)