Notification

×

Iklan

Iklan

5.654 Atlet Siap Bertarung di Porprovsu XII, KONI Masih Buka Pendaftaran Tahap Dua

28 Agu 2026 | 15:16 WIB Last Updated 2026-08-28T08:16:40Z

Pemprovsu melalui Dispora bersama KONI Sumut melakukan Konferensi Pers terkait industri olahraga sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Kantor Gubernur Sumut Medan, Rabu (27/8- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026 terus dikebut. Hingga 27 Agustus 2026, sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk berlaga dalam ajang olahraga yang akan mempertandingkan 28 cabang olahraga (cabor) tersebut.


Jumlah peserta itu masih berpotensi bertambah karena pendaftaran tahap kedua masih dibuka. Porprovsu XII dijadwalkan berlangsung pada 7-15 November 2026.


“Hingga hari ini sudah terdaftar sebanyak 5.654 atlet yang akan mengikuti ajang Porprovsu XII yang akan kita gelar pada 7-15 November 2026,” ujar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Hatunggal Siregar dalam konferensi pers yang digelar Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Kamis (27/8/2026).


Hatunggal mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari penyusunan jadwal kedatangan atlet hingga kesiapan venue pertandingan. Perencanaan dimatangkan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi di lapangan.


“Kami sudah mempersiapkan perencanaannya meskipun mungkin saja ada hal insidentil yang berubah karena kondisi lapangan tapi semaksimal mungkin kami minimalisir perubahan,” kata Hatunggal.


Dari 28 cabor yang dipertandingkan, terdapat 386 nomor pertandingan dengan total 2.683 medali yang diperebutkan. Untuk anggaran pelaksanaan, KONI Sumut masih menunggu perubahan APBD (P-APBD).


Pola pembiayaan yang disiapkan menggunakan kerja sama antara KONI Sumut dengan KONI kabupaten/kota, khususnya untuk pembiayaan atlet.


“Untuk anggaran pelaksanaannya masih menunggu PAPBD, tapi polanya kerjasama 50 persen anggaran dari KONI Kabupaten/Kota dan 50 persen anggaran dari KONI Sumut ini untuk atlet, sedangkan untuk kepanitiaannya nanti 100 persen anggaran dari KONI Sumut,” ujar Hatunggal.


KONI Sumut juga terus memperluas sosialisasi Porprovsu XII ke berbagai daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah kejuaraan maupun dengan turun langsung ke daerah untuk mendorong peningkatan partisipasi atlet.


Langkah itu sekaligus menindaklanjuti arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution agar potensi atlet di daerah memperoleh kesempatan tampil dalam Porprovsu XII.


“Sesuai arahan Gubernur kami terus melakukan sosialisasi termasuk melantik 16 Ketua KONI di kabupaten/kota agar mereka bisa hadir di Porprovsu, termasuk kami juga sudah sosialisasi ke seluruh KONI di kepulauan Nias sudah kami kumpulkan di Gunung Sitoli,” terangnya.


Sosialisasi tersebut berdampak terhadap peningkatan jumlah atlet dari Kepulauan Nias. Hatunggal menyebut, sejumlah daerah mencatat kenaikan jumlah peserta dibandingkan Porprovsu 2022.


Di Gunungsitoli, jumlah atlet yang mengikuti Porprovsu 2022 hanya 33 orang. Untuk Porprovsu XII 2026, jumlahnya telah mencapai 50 atlet dan masih berpotensi bertambah karena pendaftaran tahap kedua masih berlangsung.


“Setelah kami datang langsung ke sana ada penambahan atlet yang ikut bertanding sebanyak 17 atlet dan ini masih pendaftaran tahap dua kemungkinan akan bertambah lagi,” kata Hatunggal.


Peningkatan juga terjadi di Kabupaten Nias. Jika pada Porprovsu 2022 hanya terdapat 9 atlet, kini sebanyak 43 atlet telah mendaftar.


Sementara Nias Utara meningkat dari 21 menjadi 24 atlet, Nias Barat dari 6 menjadi 50 atlet. Sedangkan Nias Selatan yang sebelumnya tidak mengikuti Porprovsu kini telah mendaftarkan 31 atlet.


“Dari kepulauan Nias dulu total hanya ada 69 atlet yang ikut sekarang kalau ditotal yang sudah mendaftar sudah ada 198 atlet, sosialisasi ini terus gencar kami lakukan karena Porprovsu merupakan ajang strategis untuk menjaring dan memetakan atlet-atlet potensial Sumut,” katanya.


Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Provinsi Sumatera Utara M. Mahfullah Pratama Daulay memastikan dukungan terhadap berbagai kejuaraan olahraga yang digelar KONI Sumut terus diberikan.


Menurutnya, dukungan tersebut akan semakin optimal apabila Dispora Sumut telah bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).


“Kami terus mendukung ajang kejuaraan yang digelar KONI Sumut, apalagi jika Dispora sudah bertransformasi menjadi BLUD, maka kita bisa mandiri terutama soal keuangan, kita bisa menggelar berbagai event tanpa bergantung lagi dengan APBD,” kata Mahfullah.**(Gb-ferndt01)