Notification

×

Iklan

Iklan

Rem Blong Truk Air Mineral Picu Kecelakaan Maut di Sibolangit, Empat Warga Dairi Tewas

17 Jul 2026 | 21:52 WIB Last Updated 2026-07-17T14:52:15Z

Tangis Sidikalang Pecah, Tiga Warga Tewas dalam Tragedi Rem Blong di Jalur Berastagi-Medan (17/7- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Diduga akibat rem blong, sebuah truk bermuatan galon air mineral menabrak delapan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 44-45, tepatnya di depan kawasan wisata Green Hill atau Restoran Garuda Green Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. 


Kecelakaan beruntun tersebut menewaskan empat orang warga Dairi dan menyebabkan delapan lainnya mengalami luka-luka.


Kecelakaan maut tersebut melibatkan delapan kendaraan setelah sebuah truk bermuatan galon air mineral diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Berastagi atau Tanah Karo menuju Kota Medan.


Akibat insiden itu, empat orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga diketahui berasal dari Sidikalang, Dairi, sedangkan delapan orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan sekitar.


Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk pembawa air mineral kehilangan kendali akibat rem blong.


"Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Bermula saat truk yang bermuatan air mineral kemasan mengalami rem blong. Truk itu datang dari arah Berastagi menuju ke Medan, dan menghantam truk di depannya," ujar Calvin.


Ia menjelaskan, sopir truk yang kini telah diamankan polisi tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah sistem pengereman mengalami kerusakan.


Akibatnya, truk tersebut menabrak truk bermuatan brondolan sawit yang berada di depannya sebelum menghantam sejumlah kendaraan lain.


"Tujuh kendaraan itu ada yang searah dengan truk, dan ada juga yang datang dari arah sebaliknya," katanya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan juga membenarkan kronologi awal kecelakaan tersebut.


Menurut Ferry, truk bermuatan galon air mineral yang melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan diduga mengalami rem blong hingga menabrak delapan kendaraan.


"Adanya truk bermuatan galon air mineral mengalami rem blong, yang melaju dari arah Tanah Karo menuju Medan dan menabrak 8 kendaran," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (17/7/2026).


Data terbaru dari Polda Sumut menunjukkan jumlah korban meninggal dunia mencapai empat orang, sementara delapan korban lainnya mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan sempat menyampaikan data awal korban.


"Satu meninggal dunia di TKP, tiga luka berat, dan lima luka ringan," ucapnya.


Namun, setelah proses evakuasi dan pendataan, jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang.


Korban meninggal dunia masing-masing Heppi Sitinjak (60), warga Kota Sidikalang, Dinaria Manik (60), warga Kota Sidikalang, Samsir Sitinjak (30), warga Kota Sidikalang, dan Anton Simorangkir.


Sementara korban luka-luka terdiri atas Siti Mawan (51), Pebrianto Siburian (31), Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23).


Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan. Korban luka ringan dibawa ke puskesmas terdekat, sedangkan korban yang mengalami luka berat dirujuk ke RS Adam Malik, Medan.


Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan serta proses olah tempat kejadian perkara (TKP). 


Sopir truk pembawa air mineral juga telah diamankan untuk dimintai keterangan.**(Gb-ferndt01)