Notification

×

Iklan

Iklan

Gubsu Bobby Pindahkan SMKN 1 Gido Nias, Sekolah Rawan Banjir Akhirnya Direlokasi

16 Jul 2026 | 17:10 WIB Last Updated 2026-07-16T10:10:18Z

Gubsu Bobby Nasution meninjau pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Gido, Kabupaten Nias. Pada Tahap I proses pembangunan Sekolah ini ditargetkan selesai akhir November 2026. (15/7- dokdiskominfoSU/gb)
GREENBERITA.com- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memulai pembangunan relokasi SMK Negeri 1 Gido di Desa Somi, Kabupaten Nias, Rabu (15/7/2026). Sekolah yang selama ini kerap dilanda banjir dan memiliki keterbatasan fasilitas dipindahkan ke lokasi baru yang dinilai lebih aman, dengan pembangunan tahap pertama ditargetkan rampung pada November 2026.


Bobby Nasution mengatakan relokasi dilakukan karena lokasi sekolah lama dinilai tidak lagi layak untuk kegiatan belajar mengajar.


"Statusnya juga lahan pertanian basah, hujan dikit langsung tergenang dan didekatnya ada muara, ada laporan pernah lihat buaya, jadi bahaya, jadi kita pindahin ke sini," kata Bobby Nasution usai meninjau pembangunan relokasi SMKN 1 Gido.


Relokasi SMKN Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Lahan seluas dua hektare yang digunakan untuk pembangunan merupakan hibah dari warga setempat, Faonasekhi Lawolo.


"Kami tidak ada pengadaan lahan, Pak Faonasekhi Lawolo menghibahkan tanahnya seluas 2 hektare, kami sangat berterima kasih," ujar Bobby Nasution didampingi Bupati Nias Yaatulo Gulo.


Pada tahap pertama, fasilitas yang dibangun meliputi ruang kepala sekolah, ruang praktik, dua ruang kelas, toilet, menara air, dan sumur bor. Selain itu, turut dibangun podium, area parkir, jalan lingkungan sekolah, pagar, serta fasilitas penunjang lainnya.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga telah menghibahkan anggaran sebesar Rp5 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Nias untuk pembangunan akses jalan menuju sekolah baru tersebut.


"Setelah selesai nanti bisa langsung dipakai, kalau untuk jalan menuju ke sini kita sudah hibahkan ke Kabupaten Nias Rp5 miliar, jadi Kabupaten yang bangun," kata Bobby.


Dalam kunjungan itu, Bobby Nasution juga menyerahkan beasiswa kepada tiga siswa SMKN 1 Gido untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.


"Kalian mau kuliah di mana, kami akan bantu beasiswa, catet nama-namanya Pak Kadis (Kadis Pendidikan Alexander Sinulingga)," tambahnya.


Pemberi hibah lahan, Faonasekhi Lawolo, mengaku bangga dapat berkontribusi terhadap pembangunan sekolah di desanya. Ia berharap sekolah baru tersebut mampu mencetak generasi yang membawa kemajuan bagi kampungnya.


"Mudah-mudahan anak cucu kami nanti terus bisa merasakan sekolah ini, semakin bagus, mereka semakin pintar, bisa buat maju kampung kami, buat kampung kami bangga," katanya.


Salah seorang siswa SMKN 1 Gido, Fani Putri Zelita Gulo, mengatakan kondisi sekolah lama yang kerap terendam banjir membuat proses belajar mengajar sering terganggu.


"Kalo hujan itu Pak, banjir, lantainya tergenang air, atapnya bocor, jadi kami ga jadi belajar, terus ikan yang dikolam untuk laboratorium kamipun ilang semua dibawa banjir, ngulang lagi kami pembibitan ikan," pungkas Fani.**(Gb-ferndt01)