Notification

×

Iklan

Iklan

Ada Pesan Khusus di Balik Pengukuhan TB 37 Soposurung, Ini yang Paling Ditekankan

12 Jul 2026 | 11:27 WIB Last Updated 2026-07-12T04:27:53Z

Dihadiri Kadis Pendidikan Sumatera Utara pada pengukuhan TB 37, Yayasan Soposurung Tegaskan Karakter Jadi Fondasi Utama Pendidikan (11/7- gaol/gb)
GREENBERITA.com- Ratusan siswa Angkatan ke-37 (TB 37) resmi memulai perjalanan sebagai penghuni Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung yang berafiliasi dengan SMA Negeri 2 Balige setelah dikukuhkan, Sabtu (11/7/2026).


Pengukuhan tersebut menjadi awal pembinaan berbasis karakter, prestasi, dan kepemimpinan, sekaligus menegaskan komitmen yayasan dalam mencetak generasi muda yang berintegritas.

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus yayasan, pemerintah daerah, mitra strategis, orang tua siswa, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Sumatera Utara. 


Kegiatan diawali dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan toleransi yang menjadi nilai penting dalam kehidupan asrama.


Ketua Yayasan Tunas Bangsa Soposurung Marudut Napitupulu menjelaskan bahwa proses penerimaan siswa asrama dilaksanakan melalui beberapa tahapan seleksi yang dirancang untuk menjaring calon peserta didik secara objektif. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes akademik, psikotest dan karakter, wawancara, serta verifikasi akhir sebelum calon siswa dinyatakan diterima sebagai penghuni asrama.


"Proses seleksi bertujuan memperoleh peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga integritas, disiplin, semangat belajar, dan kesiapan mengikuti pembinaan karakter di lingkungan asrama," tegas Marudut.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga menyampaikan momentum ini juga sejalan dengan arah kebijakan Dinas Pendidikan Sumatera Utara dalam memperkuat kualitas pendidikan di provinsi tersebut. 


Dalam rapat bersama para pemangku kepentingan, Dinas Pendidikan menyampaikan rencana pengembangan konsep sekolah berasrama (boarding school) yang akan terus diperkuat, termasuk mendorong kolaborasi dengan sekolah-sekolah yang telah memiliki keunggulan di bidang kurikulum internasional dan teknologi informasi.


"Pentingnya kerja sama antara pemerintah dengan yayasan pendidikan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Sumatera Utara. Selain peningkatan mutu pembelajaran, pemerintah turut mendorong pengembangan inovasi pendidikan, termasuk dukungan terhadap pemanfaatan teknologi dan program-program yang menunjang transformasi pendidikan di sekolah," ujar Alexander Sinulingga.


Ketua Pembina Yayasan Tunas Bangsa Soposurung Luthfi Mangaratua Krida Silalahi menegaskan bahwa setiap prosesi pengukuhan selalu memiliki makna yang istimewa. Menurutnya, tidak ada pengukuhan yang lebih spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena setiap angkatan memiliki nilai dan perjalanan yang unik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Yayasan Tunas Bangsa Soposurung. 


Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan dijaga melalui pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter.


"Yang paling utama adalah karakter. Dengan karakter yang baik, hal-hal lain akan mengikuti," tegas Ketua Pembina Yayasan.


Pesan tersebut sejalan dengan komitmen Yayasan Tunas Bangsa Soposurung yang selama ini menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.


Melalui pengukuhan Angkatan ke-37 ini, Yayasan Tunas Bangsa Soposurung berharap dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepemimpinan, dan semangat pengabdian yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.**(Gb-ferndt01)