Notification

×

Iklan

Iklan

Ramai Berseragam Demokrat di Sidang DJKA, Desak PN Medan Buka Terang Dugaan Korupsi Jalur KA

8 Apr 2026 | 14:14 WIB Last Updated 2026-04-08T07:14:07Z

Kader Demokrat Padati Sidang Korupsi DJKA, Desak Hakim Transparan Ungkap Dugaan Keterlibatan Lokot (8/4- Ferndt/gb)


GREENBERITA.com–Suasana berbeda mewarnai persidangan kasus korupsi proyek jalur kereta api DJKA di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (8/4/2026). Ruang sidang tampak ramai oleh kader berbaju Partai Demokrat yang hadir memberikan dukungan moral sekaligus menuntut jalannya persidangan berlangsung transparan.


Kehadiran para kader Partai Demokrat itu disebut untuk mendukung majelis hakim memimpin sidang korupsi DJKA secara terbuka, terutama dalam mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam proyek tersebut.


Mantan Kepala BPOKK DPC Partai Demokrat Medan Mikhel Siregar mengatakan dirinya bersama sejumlah kader sengaja datang ke persidangan untuk memastikan majelis hakim transparan membuka kasus korupsi proyek jalur kereta api tersebut.


"Kami ingin majelis hakim transparan memimpin sidang. Kami tegaskan Partai Demokrat di Sumut harus bersih dari oknum oknum terlihat korupsi, apalagi menjadi koruptor," ungkap Mikhel.


Ia menegaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sangat membenci kader yang terlibat praktik korupsi.


"Kita tunggu saja hasil akhir dari persidangan kasus korupsi DJKA ini, apakah ketua DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution telibat korupsi atau tidak, biar majelis hakim yang membuktikan," tegasnya.


Dalam persidangan kali ini, agenda sidang digelar secara offline dan online dengan menghadirkan saksi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Lokot Nasution.**(Gb-ferndt01)