
Kadisdik Pora gembleng 229 Kepsek di Samosir terkait AI Koding dan Deep Learning (31/3- Ferndt/gb)
Pemerintah Kabupaten Samosir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora)
mulai mendorong percepatan transformasi pendidikan digital dengan membekali 229 kepala sekolah SD dan SMP melalui pelatihan pembelajaran berbasis digital yang berfokus pada koding dan deep learning. Pelatihan yang digelar di Hotel Labersa, Simanindo, Selasa (31/03/2026), dibuka langsung Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 229 peserta yang terdiri dari 195 Kepala Sekolah SD dan 34 Kepala Sekolah SMP yang dipimpin oleh Kadis Pendidikan dan Pora Samosir, Jonson
Gultom.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung pembelajaran mendalam, pembelajaran berbasis digital serta koding dan kecerdasan artifisial pada jenjang pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Samosir.
Program ini juga merupakan tindak lanjut amanat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan kapasitas para pemimpin sekolah dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran di era transformasi pendidikan.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan dunia pendidikan tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
"Kita tidak lagi hanya bisa mengajar dengan cara-cara konvensional, kita harus berani beradaptasi berinovasi dan maju," ujar Ariston Sidauruk.
Ia menambahkan, pembelajaran mendalam (deep learning), artificial intelligence (AI), dan koding menjadi bekal penting yang harus diberikan kepada siswa.
Menurut Ariston, keterampilan tersebut akan mengasah cara berpikir logis, kreatif, serta kemampuan memecahkan masalah yang menjadi kebutuhan utama pada abad ke-21.
"Sebagai pemimpin di Sekolah, Bapak/Ibu adalah ujung tombak Perubahan ini. Bapak/Ibulah yang menjadi motor penggerak bagi para guru dan siswa. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru, memantik semangat dan membuka wawasan kita semua tentang potensi besar Teknologi dalam Dunia Pendidikan," ujar Ariston.
Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan untuk segera diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.
"Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, seraplah ilmu yg diberikan, diskusikan, dan yang paling penting implementasikan di Sekolah masing-masing. Jadikan Sekolah kita sebagai tempat dimana inovasi dan kreativitas terus tumbuh," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jonson Gultom, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, Direktur Produk 2 PT Erlangga Hardiansyah, serta narasumber Dadan Irsyada, Dr. Gunanto Syahnaz, Natasia Haque, dan Chief Editor Rengganis.**(Gb-ferndt01)















