![]() |
| Gubsu Bobby Nasution serahkan tali asih kepada atlet Sumut peraih medali pada ajang SEA Games 2025 Thailand di Kantor KONI, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang (10/4/2026). |
GREENBERITA.com–Prestasi atlet Sumatera Utara di ajang SEA Games 2025 Thailand mendapat apresiasi nyata. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyerahkan tali asih kepada para peraih medali usai kontingen asal Sumut sukses membawa pulang total 30 medali, sekaligus menegaskan olahraga sebagai pijakan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bobby Afif Nasution menyerahkan tali asih kepada atlet peraih medali pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Pada ajang tersebut, atlet asal Sumut berhasil mengoleksi total 30 medali.
Rinciannya, 5 medali emas, 16 medali perak, dan 9 medali perunggu. Adapun besaran tali asih yang diberikan yakni Rp75 juta untuk peraih emas perorangan, Rp45 juta emas beregu, Rp50 juta perak perorangan, Rp40 juta perak beregu, Rp25 juta perunggu perorangan, serta Rp20 juta perunggu beregu.
“Kebanggaan Indonesia, atlet ini punya nilai tawar berbeda, saya minta tolong benar-benar jadikan atlet kita ini sebagai start awal bisa mencapai Indonesia emas 2045,” kata Gubernur Bobby Nasution saat penyerahan di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Jumat (10/4/2026).
Menurut Bobby, pada 2045 seluruh sektor akan berkembang menjadi industri bernilai ekonomi, baik formal maupun nonformal, termasuk sektor olahraga yang dinilai memiliki potensi besar.
Selain pemberian bonus, Bobby juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi atlet, seperti penyediaan fasilitas yang memadai agar dapat meningkatkan motivasi dan prestasi.
“Artinya berikan hal seperti itu agar ini jadi motivasi bagi para atlet kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar menyebutkan anggaran tali asih untuk atlet peraih medali SEA Games mencapai Rp1,2 miliar dan telah dipotong pajak.
Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah atlet yang dikirim Sumut pada tahun ini, yakni sebanyak 35 atlet, dibandingkan tahun 2023 yang hanya mengirim 20 atlet.
Hatunggal berharap para atlet berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi atlet junior untuk terus meningkatkan capaian.
“Jangan bosan berprestasi, kita harap dapat meningkatkan motivasi terus agar meningkatkan prestasi,” kata Hatunggal.**(Gb-ferndt01)
















