
(Photo ist/internet)
GREENBERITA.com–Presiden Prabowo Subianto merombak pucuk pimpinan BPJS Kesehatan dengan menunjuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama periode 2026–2031, menyusul polemik penonaktifan massal kepesertaan pasien PBI yang memicu kegaduhan publik.
Ia menggantikan Ali Ghufron Mukti yang memimpin lembaga tersebut sejak Februari 2021.
Penunjukan Prihati tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan.
“Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” tulis BPJS Kesehatan dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 19 Februari 2026.
Dikutip dari Tempo, Prihati bukan sosok baru di dunia kesehatan. Berdasarkan dokumen riwayat hidupnya, ia merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang juga meniti karier panjang sebagai perwira tinggi TNI hingga berpangkat Mayor Jenderal.
Lahir di Solo, 29 Maret 1967, Prihati memulai pendidikan militer melalui Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepamilsuk) ABRI III pada 1990, kemudian mengikuti Kursus Dasar Kecabangan Kesehatan (Sussarcabkes) pada 1998 dan Sekolah Lanjutan Perwira Kesehatan (Selapakes) pada 2007.
Pendidikan kedokterannya ditempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret dan lulus pada 1994. Ia melanjutkan studi spesialis jantung di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan meraih gelar pada 2007.
Karier militernya dimulai sebagai dokter militer pada Komando Pasukan Khusus (Kopassus) periode 1990–2000.
Setelah itu, ia bertugas di Pusat Kesehatan Angkatan Darat dan menjadi dokter spesialis jantung di RS TNI AD Dustira Cimahi pada 2000–2006.
Prihati juga pernah menjabat Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto pada 2018–2021 serta aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani.
Pada 2021–2022, ia dipercaya menjadi Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto.
Selanjutnya, pada 2023 hingga 2025, Prihati menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia sebelum akhirnya dipercaya memimpin BPJS Kesehatan untuk lima tahun ke depan.**(gb-real)










