
Menteri ATR/BPN Tegaskan Transformasi Layanan Pertanahan Jadi Agenda Utama
GREENBERITA.com– Transformasi layanan pertanahan menjadi fokus utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Selasa (26/08/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, membahas strategi besar kerja kementerian ke depan.
Menteri Nusron menegaskan bahwa pelayanan publik adalah wajah utama kementerian dan harus segera dibenahi. “Kita ingin pelayanan pertanahan tidak lagi berbelit, tetapi hadir dengan sistem yang sederhana, akurat, dan cepat. Transformasi layanan ini harus bisa kita akselerasi, sehingga masyarakat merasakan langsung perubahan,” ujarnya di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Dari aspek teknis, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi, menyoroti belum diperbaruinya standar operasional pelayanan sejak 2010. Menurutnya, kondisi ini tidak lagi sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang serba cepat.
“Nilai-nilai pelayanan harus memberikan kemudahan, kenyamanan, transparansi, serta dijalankan secara profesional dan berintegritas agar produk hukum yang dihasilkan berkepastian,” tegas Asnaedi.
Sementara itu, Kepala Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima Mohammad, menambahkan bahwa transformasi memerlukan reformasi menyeluruh.
“Transformasi ini kami rancang dalam peta jalan hingga 2029, dengan target terwujudnya pelayanan publik yang unggul dan birokrasi berkelas dunia,” jelasnya.
Rapim ini dimoderatori oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, serta diikuti Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama secara luring. Seluruh Kepala Kanwil BPN Provinsi dan Kepala Kantah di Indonesia juga terhubung secara daring, memastikan agenda transformasi berjalan serentak di seluruh satuan kerja.***(Gb-Ferndt01)















