Notification

×

Iklan

Iklan

Gelar Open House, Wabup Samosir: Pembangunan Bukan Hanya Pariwisata, Ingat Pertanian

16 Jan 2024 | 21:19 WIB Last Updated 2024-01-16T14:19:33Z
 
 


GREENBERITA.com-Setelah Open House Bupati Samosir, giliran Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang menggelar Open House guna meningkatkan silaturahmi dan memupuk kebersamaan diantara jajaran Pemkab Samosir dengan masyarakat guna mengawali tahun 2024 di Rumah Dinas Wabup Samosir, Senin (15/01/2024). 


 Wakil Bupati Samosir berharap tahun 2024 Kabupaten Samosir semakin bangkit dan maju pembangunannya. Meninggalkan kebiasaan yang tidak baik agar pencapaian kinerja lebih baik dari tahun sebelumnya. 

"Masih banyak impian yang belum dipenuhi dan diwujudkan, mari kerja sama bahu-membahu membangun Samosir, Apapun profesi dan keahlian yang kita miliki mari memberikan yang terbaik," ucap Martua 

Menurutnya, berbagai pembangunan yang sudah diraih tidak menjadi alasan untuk puas, masih banyak yang perlu diperbaiki. 

"Khusus pariwisata, perlu menggali objek wisata baru maupun situs sejarah dan budaya sehingga semakin menarik minat wisatawan mancanegara. Menciptakan event -event minimal sekali dalam 3 bulan guna peningkatan perekonomian masyarakat," ujar Martua Sitanggang.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak cukup hanya dari sektor pariwisata tapi harus multi sektor, termasuk pertanian dimana 82 persen masyarkat hidup dari pertanian, maka menjadi prioritas bagaimana meningkatkan kesejahteraan Petani. 

"Sektor pariwisata diharapkan sejalan dengan sektor pertanian. Kepala desa dan camat menjadi ujung tombak menciptakan desanya menjadi desa mandiri, sebagaimana konsep pembangunan dimulai dari desa, maka dalam mengentaskan kemiskinan pimpinan OPD ditekankan bekerjasama yang baik guna mewujudkan visi Kabupaten Samosir sejahtera dan bermartabat secara ekonomi pendidikan dan kesehatan," pinta Martua Sitanggang. 

Wabup menegaskan ASN untuk mampu menciptakan gagasan dan inovasi baru, bekerja tulus, profesional dan berintegrasi dalam melayani masyarakat. Ditambahkannya, dalam percepatan pembangunan jika hanya berharap APBD sangat mustahil sehingga perlu investor. 

Disamping itu, masyarakat diharapkan menjadi pelopor pemersatu dan mitra demi Samosir yang berdaya saing mewujudkan masyarakat sejahtera.

"Kami siap dikritik untuk solusi yang lebih baik, kritikan dengan baik dan sehat," kata Martua.

Terkhusus dalam Pesta Demokrasi 2024, Martua mengajak masyarakat menjaga ketentraman, tidak terprovokasi dengan hal negatif yang dapat memecah belah, sebab berbeda pilihan itu adalah hak. 

Ketua TP PKK Kabupaten Samosir , Ny. Rohana Martua Sitanggang mengatakan akan mendukung Pemkab Samosir melalui berbagai kegiatan PKK sampai ketingkat desa.

Bersama dengan Pemkab Samosir, Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas M. Sinaga berharap pembangunan di kabupaten Samosir lebih mantap tentunya dengan meningkatkan kinerja. 

"Samosir sudah lama mendunia, namun perlu etika moral dan saling menghargai, apa yang sudah dilakukan Pemkab, provinsi dan pusat sudah luar biasa semoga kedepan Samosir lebih baik," kata Pantas. 

Mantan Wakil Bupati Samosir periode 2015-2020, Juang Sinaga mengajak seluruh lapisan masyarakat memikirkan Samosir, membuang semua rasa kebencian, berani memimpin dan berani dipimpin, berani berbuat.

"Ayo bangun Samosir, kebersamaan kita sangat penting, kita harus berbuat apapun profesi kita. Lahir di Samosir maka harus bertanggung jawab untuk kemajuan Samosir," ucap Juang. 

Juang menambahkan, Samosir harus lebih bangkit mengejar berbagi ketertinggalan, berpacu dan bangkit bersama sehingga kesejahteraan masyarakat tercipta. 

Sementara itu, tokoh marga Sitanggang, Brigjen Pol (Purn) Antonius Sitanggang menyakini Samosir akan mendunia sebab indikasi sudah terlihat dengan terselenggaranya0 berbagai kegiatan internasional. 

Diungkapkannya, perkembangan Samosir diberbagai aspek meningkat apabila dibandingkan beberapa tahun yang lalu, maka untuk itu diharapkan Pemkab Samosir tetap menggali dan melestarikan budaya. 

"Semoga tahun 2024 menjadi tahun yang baik, Kabupaten Samosir semakin mendunia, jangan hanya menjadi angan-angan/mimpi, perlu tindakan nyata bagaimana memelihara lingkungan, peningkatan SDM," ungkap Anton. 

Dalam kesempatan tersebut, Antonius menyerahkan buku Bahasa Inggris kepada Pemkab Samosir yang diterima langsung Bupati Samosir. 

Katanya, perkembangan pariwisata Samosir sangat perlu didukung masyarakat yang mampu berbahasa Inggris. Selain itu juga harus didukung keramahtamahan masyarakat sehingga bisa membangun komunikasi yang baik dengan wisatawan.

"Saya sangat cinta Samosir, saya lahir di Samosir, untuk itu dalam bermedia sosial mari hindari ungkapan yang tidak sepatutnya, akan tetapi membangun ungkapan yang membuat pembacanya senang. Majulah Samosir menjadi kabupaten yang modern, maju dan mendunia," tutup Antonius. 

Open house diawali dengan ibadah syukur dengan khotbah dari Ulangan 28:1-13 oleh Pdt. Welley Pangalo dan mengangkat tema "Menuju Kabupaten Samosir semakin mendunia". Dihadiri Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, Forkopimda, Para SAB, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat se-Kabupaten Samosir, Kades se-Kabupaten Samosir, Instansi Vertikal/BUMN/D, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pers/LSM, dan Ormas. 


(Gb-Ribka04)