Notification

×

Iklan

Iklan

Belum Bertemu, Demonstran Warga Kenegerian Sihotang Bertahan di Kantor Bupati Samosir

4 Des 2023 | 13:51 WIB Last Updated 2023-12-04T06:51:01Z

Peserta Aksi Demonstrasi warga Kenegerian Sihotang dikawal ketat aparat kepolisian di halaman kantor Bupati Samosir, (4/12/2023)


GREENBERITA.com- Buntut peristiwa bencana Banjir Bandang di Empat desa di Kenegerian Sihotang pada 13 November 2023 lalu, ribuan massa dari warga Sihotang melakukan aksi demontrasi langsung ke Kantor Bupati Samosir.


Aksi yang dikawal ketat polisi ini digelar pada Senin, 04 Desember 2023 dimulai dari Tugu Sihotang Desa Dolok Raja Kecamatan Harian Kabupaten Samosir lalu keliling Kota Pangururan dan akhirnya tiba di kantor Bupati Samosir sekitar pukul 11 Wib.


Ditemui oleh Asisten I dan Asisten II Pemkab Samosir, tampak para demonstran bertahan di Kantor Bupati Samosir karena belum bertemu dengan Bupati Samosir Vandiko Gultom.


Hal tersebut dibenarkan oleh Warga Sihotang yang merupakan salah satu orator aksi, Sartono Sihotang ketika dikonfirmasi greenberita pada Senin, 04 Desember 2023.


"Kami tidak mau bertemu perwakilan Bupati Samosir dan juga tak mau hanya utusan kami bertemu, kami mau Bupati Samosir langsung bertemu dengan kami," ujar Sartono Sihotang.


Aksi Demonstrasi ini merupakan aksi murni para korban Banjir Bandang yang menerjang warga Sihotang untuk meminta ditutupnya TPL.


Sementara itu, salah satu putri asli Sihotang Leona Sihotang mengungkapkan bahwa TPL terbukti menimbulkan kesengsaraan bagi seluruh rakyat di kawasan tebing Danau Toba dari mulai Sianjurmula-mula, Harian sampai kepada Sitiotio bahkan sampai Bakara.


"Mereka berhasil memiskinkan kita, sementara Sukamto Tanoto pemilik TPL semakin kaya dari hutan endemik yang ditebangi di Hutan lindung milik nenek moyang kita," ujar Leona Sihotang pada oratornya.


dari surat pemberitahuan kepada Polres Samosir yang diterima greenberita, tertulis pemberitahuan aksi penyampaian aspirasi ditandatangani oleh Marko Sihotang sebagai Koordinator dan Chandra Sihotang sebagai Ketua.


Sampai berita ini diturunkan, peserta aksi demonstrasi masih menunggu kehadiran Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom sambil makan siang yang dibawa sendiri oleh peserta aksi.


Sebelumnya diberitakan, dari surat pemberitahuan kepada Polres Samosir yang diterima greenberita, tertulis pemberitahuan aksi penyampaian aspirasi ditandatangani oleh Marko Sihotang sebagai Koordinator dan Chandra Sihotang sebagai Ketua.


"Rencana Aksi ini dilakukan sebagai bentuk ekspresi kepedulian dan keprihatinan kami terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh banjir bandang dan penebangan pohon di Hutan Sitonggitonggi yang diduga dilakukan oleh TPL serta wujud protes terhadap dampak negatif yang dialami masyarakat Kenegerian Sihotang," ujar Ketua Aksi Chandra Sihotang.


Menurut rencana, jumlah peserta aksi direncanakan diikuti oleh 1000 orang dengan kendaraan roda enam dan roda empat 15 unit, roda dua 100 unit dengan rute Pelabuhan Pintu Batu lalu keliling Kota Pangururan lanjut ke Kantor Bupati Samosir.


"Kami berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan aksi demonstrasi dan memastikan aksi berlangsung secara damai dan tertib," ujar Marko Sihotang sebagai Koordinator Aksi. (Gb-Ferndt01)