Notification

×

Iklan

Iklan

Puncak HUT RI ke-78, Lapas Pangururan Samosir Gelar Upacara bersama Warga Binaan

17 Agu 2023 | 09:17 WIB Last Updated 2023-08-17T02:17:52Z

Komandan Upacara Pengamanan, Sastika Mytra, SH dan Inspektur Upacara dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIIA Pangururan, Krisman Ziliwu, SH.


GREENBERITA.com- Lapas Kelas IIIA Pangururan menggely upacara dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 78. 


Upacara Bendera dilaksanakan di lingkungan Lapas Pangururan yang diikuti oleh seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.


Bertindak sebagai Komandan Upacara Kepala Kasubsi Pengamanan, Sastika Mytra, SH dan Inspektur Upacara dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIIA Pangururan, Krisman Ziliwu, SH.


Dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini mengambil tema 'Terus melaju untuk Indonesia Maju' sekaligus dirangkaikan dengan Pemberian Remisi Umum tahun 2023 bagi Narapidana di Lapas.


Dalam amanatnya Inspektur Upacara yang membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Yasonna H Laoly, Ph.D menyampaikan bahwa upacara bendera ini dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur dan mengenang jasa para Pahlawan, menggugah semangat kebangsaan, mencintai dan semangat membangun bangsa tanah air Indonesia.



“Pada kesempatan ini, Pemerintah memberikan remisi kepada 273.826 warga binaan permasyarakatan di seluruh Indonesia sebagai bentuk penghargaan karena telah mengikuti program pembinaan dengan baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Krisman Ziliwu membacakan pesan Menteri Hukum dan HAM RI.


Ditambahkannya, penghargaan juga diberikan kepada pegawai atas pengabdian dan dedikasinya kepada organisasi, bangsa dan negara.


Yasona Laoly menyinggung lingkungan tempat tinggal dan perkantoran umum yang tampak meriah dan semarak menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Puncak HUT RI ke-78, Lapas Pangururan Samosir Gelar Upacara bersama Warga Binaan 


"Nuansa kegembiraan dan kebersamaan terlihat jelas, masyarakat begitu semangat untuk menyambut dan merayakan kemerdekaan, namun masih banyak kita temui pihak-pihak yang menebar rasa kebencian, fitnah, menyebar berita bohong, tidak menghargai perbedaan bahkan keyakinan agama yang berbeda," ujarnya.


Putra asli Nias berdarah Batak ini mengingatkan jangan sekalipun melupakan sejarah Indonesia.


"Kata kunci nya adalah Jas Merah, negara ini didirikan bukan untuk satu suku, satu agama, satu ras maupun golongan tertentu, namun berdirinya negara Indonesia untuk melebur, menyatu, menata dan menyatukan niat untuk satu tujuan dan satu nama, Indonesia," tegas Krisman Ziliwu membacakan amanat sang menteri.


Tampak Upacara HUT Kemerdekaan RI di Kelas IIIA Pangururan ini diikuti 142 orang warga binaan yang terdiri dari 38 orang tahanan dan 104 orang narapidana.


"Untuk tingkat Lapas kelas III Pangururan, jumlah narapidana yang memperoleh remisi umum 94 orang dan langsung bebas langsung ada satu orang narapidana laki-laki," pungkas Krisman Ziliwu.


(Gb-Ferndt01)