Kerusakan Hutan Lindung Pinus di Desa Pardomuan Nauli Samosir, Tanggungjawab Siapa ? -->

VIDEO

Kerusakan Hutan Lindung Pinus di Desa Pardomuan Nauli Samosir, Tanggungjawab Siapa ?

Greenberita.com
Senin, 18 April 2022


SAMOSIR, GREENBERITA.com
- Hutan Lindung berupa pohon Pinus yang diberikan hak pengelolaan nya oleh negara kepada para kelompok tani Hutan dinilai mulai memprihatinkan.


Salah satunya Hutan Lindung Pinus di Desa Pardomuan Nauli Kecamatan Palipi Samosir yang dikelola Kelompok Tani Hutan Ascelmantatar, tampak pola penderesan tidak mematuhi aturan yang berlaku sehingga kondisi pohon pohon memprihatinkan dan dikhawatirkan akan tumbang kedepannya.


Hal itu dibenarkan oleh Ketua Kelompok Tani Ascelmantatar, Hasiholan Sinaga ketika berbicara dalam program "


"GreenberitaTv Mendengar".

"Oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan diluar kemampuan saya untuk melarangnya, telah terjadi pengrusakan Hutan Pinus di tempat kami," ujar Hasiholan Sinaga.


Dirinya mengaku telah mengadukan hal ini kepada KPH XIII Dolok Sanggul sebanyak 3 kali tapi tidak ada tanggapan.


"Mereka hanya datang ke Kantor Kepala Desa dan mengobok-obok kepengurusan kelompok tani kami karena sikap kritis saya, tapi tupoksinya untuk melihat langsung ke lapangan kerusakan yang terjadi, justru tidak dilakukan," jelas Hasiholan Sinaga.


Hal senada disampaikan Kepala Desa Pardomuan Nauli, Parik Sinaga.


"Benar telah terjadi perusakan lingkungan yang Hutan Lindung Pinus di desa kami," ujar Parik Sinaga.


Dirinya juga mengakui belum pernah bersama sama petugas KPH XIII Dolok Sanggul ke hutan tersebut untuk melihat kerusakan yang terjadi.


"Mereka pernah datang tapi kami belum pernah ke lapangan langsung melihat kerusakan hutan Pinus tersebut," ujar Parik Sinaga.


Banyak pihak prihatin atas terjadinya pengrusakan ini dan berharap pihak yang berwenang dapat meminta tanggungjawab atas kerusakan hutan Pinus ini.


Bagaimana pernyataan lengkap Ketua Kelompok Tani Hutan Ascelmantatar, Hasiholan Sinaga dan Kades Pardomuan Nauli Parik Sinaga simak pada tayangan YouTube GreenberitaTV Chanel berikut ini.,








Loading...