Notification

×

Iklan

Iklan

Antrian Dari & ke Samosir Padat, Kapal Kayu Muat Kendaraan Over Kapasitas

4 Jan 2022 | 11:11 WIB Last Updated 2022-01-04T04:11:35Z


SAMOSIR, 
GREENBERITA.com - Antrian menuju dan dari Samosir padat dipenuhi kendaraan baik roda dua maupun roda empat pada liburan Nataru 2022.


Pantauan Greenberita, kepadatan tersebut terjadi baik perjalanan darat maupun perjalanan penyeberangan Danau Toba.


Antrian Penyeberangan dari dan menuju Samosir di Pelabuhan Tigaras-Simanindo ikut padat dan antrian mengular sampai keluar terminal.
Namun manajemen operasional KMP SUMUT I dan II tetap menerapkan aturan dengan jumlah kendaraan maksimal 12 kendaraan setiap kali KMP Sumut menyebrang Danau Toba.
"Benar, kami tetap patuhi aturan Syahbandar dengan hanya 12 mobil setiap KMP kami menyebrang," ujar Manager KMP Sumut I dan II, Sialagan.
Tambahnya, untuk melayani padatnya kendaraan yang hendak menyeberang, pihaknya mengoperasikan KMP Sumut I dan II selama 24 jam.
Hal yang berbeda terjadi dengan Kapal Kayu Tradisional yang menyeberang ke Samosir.
Pantauan Greenberita pada 1 Januari 2022, sebuah kapal kayu tradisional Galungan Bangun tampak menaikkan kendaraan roda 2 keatas kapal dengan over kapasitas.
Dari yang seharusnya hanya 20 roda dua per kapal sekali menyeberang, namun dipaksakan menjadi 34 motor roda dua ditambah penumpang manusia dan jerigen jerigen yang berisi tuak ke kapal.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Syahbandar, Carter Panggabean mengatakan pihaknya sudah berulangkali mengingatkan pemilik kapal.
"Sudah berulangkali kita ingatkan tapi Pengelola kapal tetap melanggar, karenanya kami minta pemilik kapal untuk menandatangani pernyataan kepada kami," ujar Carter Panggabean.
Bagaimana pernyataan lengkap Carter Panggabean agar tidak terulang kejadian Kapal Sinar Bangun beberapa tahun yang lalu, simak pada tayangan YouTube GreenberitaTV channel berikut ini.