Notification

×

Iklan

Iklan

Olahraga Tradisional dan Rekreasi Digelar di Toba

20 Des 2021 | 11:42 WIB Last Updated 2021-12-20T04:42:50Z


TOBA, GREENBERITA.com -
Keberadaan olahraga tradisional tampak sudah mulai terlupakan ditengah masyarakat Batak di kawasan Danau Toba.


Guna meningkatkan kembali minat masyarakat terhadap olahraga tradisional sehingga tidak tergerus oleh budaya modern, Komite Olahraga Tradisional dan Rekreasi (KORMI) Kabupaten Toba terus berupaya melastarikannya lewat berbagai pagelaran dan perlombaan di berbagai tempat-tempat objek wisata untuk mengangkat Destinasi Keparawisataan Kabupaten Toba.


Salah satunya dengan pergelaran festival Olahraga Rekreasi se-Kabupaten Toba yang dilaksanakan selama satu hari di Pantai Indah Pasir Putih Lumban Bul-Bul Balige, Minggu pada 19 Desember 2021.



Hal itu dibenarkan Ketua umum KORMI Frans Hendrik Tambunan, mengungkapkan, acara digelar dalam rangka melestarikan olahraga tradisional dan juga mensosialisasikan olahraga rekreasi kepada masyarakat.


”Ada 9 olahraga tradisional yang kita Gelar hari ini, ada Mossak Batak, Jalekkat, Marhadang, Dagongan, Lari Balok, Tarik Tambang, semua olahraga itu memiliki nilai budaya yang sangat tinggi,” ungkap Hendrik Tambunan, disela-sela acara, Minggu (19/12/21).


Menurutnya, pagelaran ini bertajuk ’Invitasi Olahraga Tradisional Tahun 2021’ diikuti dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Toba dari usia anak-anak hingga lansia serta para wisatawan yang sedang berkunjung di pantai Bul-Bul ini semua dapat berpartisipasi di acara ini. 


Untuk olahraga rekreasi, selain sebilan olahraga tradisional, pihaknya juga mengelar senam kebugaran, aerobik, kreasi budaya, kreasi Indonesia, tor-tor dan tumba.


”Kita berharap dengan ke¬giatan yang dilakukan ber¬sama seperti ini bisa mengangkat Destinasi Keparawisataan Kabupaten Toba nantinya,” tandasnya


Sementara itu, Wakil Bupati Toba Tonny Simanjuntak, SE mengatakan, Pemerintah Kabupaten Toba sangat mengapresiasi dalam Invitasi Olahraga Tradisional ini merupakan salah satu upaya dalam melestarikan budaya. Terlebih lagi, kata dia, olahraga tradisional ini sekarang sangat langka dimainkan generasi muda.


”Anak-anak sekarang itu lebih tau teknologi daripada olahraga tradisional. Iya kita harapkan warisan budaya ini lebih dicintai dan diketahui anak-anak,” katanya.


Dikatakan Tonny Simanjuntak, olahraga seperti ini juga diyakini akan meningkatkan kualitas kese¬lhatan masyarakat, termasuk-anak anak. 


Selain menyehatkan, kata dia, olahraga tradisional seperti Jalekkat juga sangat menggembirakan.


”Alat-alatnya kan tidak mahal. Olahraga tradisional ini lebih menggembirakan,” tuturnya.


Tonny Simanjuntak melanjutkan, bersama Komite Olahraga Tradisional dan Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Toba bakal terus mengembangkan olahraga tradisional ini melalui penyelenggaraan event dan sebagainya. 


"Saya berharap olahraga tradisional dapat membangkitkan kemajuan Destinasi Keparawisataan kita," pungkas Wabup Toba Tonny Simanjuntak. 


(Gb--boedoetHB)