Bed Isolasi Bertambah, Tabung Oksigen Tetap Aman di RSUD Samosir -->

VIDEO

Bed Isolasi Bertambah, Tabung Oksigen Tetap Aman di RSUD Samosir

angga sagala
Rabu, 28 Juli 2021

Kasi Prasarana RSUD Hadrianus Sinaga, Kanur Situmorang

SAMOSIR, GREENBERITA.com
- Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 bertambah signifikan sampai 450 orang di RSUD Hadrianus Sinaga Samosir.


Menyikapinya, RSUD Hadrianus Sinaga telah melakukan penambahan bed ruang isolasi Covid-19 menjadi 30 tempat tidur dari sebelumnya 9 tempat tidur.


Walaupun ada penambahan tempat tidur, kebutuhan oksigen di RSUD Hadrianus Sinaga sampai saat ini masih aman.


Pernyataan ini disampaikan Kasi Prasarana RS Hadrianus Sinaga Kanur Situmorang ketika dikonfirmasi Greenberita melalui selulernya pada Rabu, 28 Juli 2021.


"Sampai saat ini kebutuhan oksigen masih aman dan tercukupi dengan jumlah pasien 15 orang," ujar Kanur Situmorang.


Kanur Situmorang menjelaskan bahwa kebutuhan tabung oksigen dapat bertambah bila jumlah bed 30 pasien telah penuh.


Sebelumnya diberitakan Kajari Samosir Andi Adikawira Putra melakukan pengecekan stok tabung gas di Samosir guna memastikan ketersediaan oksigen bagi pasien Isolasi Mandiri di RS Hadrianus Sinaga.


Kajari Samosir Andi Adikawira Putra SH MH melakukan pengecekan langsung ke pengusaha penyedia oksigen di Jalan Hotspring, Kelurahan Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir pada Kamis, 22 Juli 2021.


"Kita melakukan pengecekan terkait jumlah tabung oksigen serta isinya, Alhamdulillaah laporan dari penyedia relatif aman," ujar Kajari Andika setelah melakukan wawancara kepada pengusaha penyedia oksigen.


Namun menurutnya, penambahan tabung oksigen harus diperbanyak untuk mengantisipasi kelebihan permintaan dari pasien.


"Dan kami meminta agar pengusaha lebih memprioritaskan keperluan RS dan puskesmas dari pada keperluan industri," tegas Andika.


Sementara itu, Kasi Prasarana RS Hadrianus Sinaga Kanur Situmorang juga mengakui ketersediaan oksigen sampai saat ini masih aman namun mengakui ada penambahan permintaan.


"Kebutuhan saat ini semakin meningkat antara 20-25 tabung perharinya," ujar Kanur Situmorang.


Kajari Samosir Andi Adikawira juga melakukan pengecekan ke RS Hadrianus Sinaga untuk melihat stok tabung serta obat obatan untuk pasien Covid-19 di Pharmasi RS Hadrianus Sinaga.


"Stok oksigen dan obat masih cukup, namun saya minta supaya toko obat dan apotek untuk tidak menimbun obat yang berhubungan dengan Covid-19 apalagi melakukan penaikan harga diataa HET," ujarnya.


Turut dalam kunjungan tersebut Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Tampubolon dan staf RS Hadrianus Sinaga.


(GB-ferndt01)

Loading...