OSO Dapat Bintang Mahaputra dari Presiden -->

VIDEO

OSO Dapat Bintang Mahaputra dari Presiden

angga sagala
Jumat, 14 Agustus 2020

Oesman Sapta Oedang (tengah) saat menerima tanda kehormatan
JAKARTA, GREENBERITA.com || Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Utama disematkan Presiden RI Joko Widodo kepada putra daerah asal Kalimantan Barat Dr. H. Oesman Sapta Odang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi negara terhadap jasa dan karya yang selama ini dilakukan.
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8) dan dihadiri sejumlah pejabat negara dan politisi.
Menurut Sekretaris Militer sekaligus Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Mayor Jenderal Suharyanto, penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 51, 52, dan 53 tahun 2020 pada 22 Juni 2020, dan nomor Keputuan Presiden Nomor 79,80 dan 81 tk tahun 2020 tanggal 12 Agustus 2020, tentang penganugerahan tanda jasa medali kepeloporan, tanda kehormatan Bintang Mahaputra, Bintang Jasa dan Bintang Penegak Demokrasi.
“Keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus dalam rangka memperoleh tanda jasa dan tanda kehormatan sebagaimana diatur dalam undang-undang,” jelas Suharyanto seperti yang dikutip dari Mata nurani.com  .
Dengan suara lantang, Suharyanto membacakan, “Dr. (H.C.) H. Oesman Sapta Odang Ketua DPD 2017-2019 dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra Utama.
Oesman Sapta Odang atau kerap disapa OSO, lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, 18 Agustus 1950. Pria berusia 69 tahun ini adalah seorang pengusaha dan politisi terkenal di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI periode 1999-2004 dan terpilih kembali sebagai wakil ketua lembaga tinggi negara tersebut dari kelompok DPD-RI untuk periode 2014-2019.
Oesman Sapta Odang (tengah) bersama sejumlah pejabat negara penerima Tanda Kehormatan dan Bintang Jasa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/8)
Beberapa tokoh nasional lainnya yang mendapat penghargaan, di antaranya, Drs Achwilutan (Komjen Purn) Kalakhar BKNN tahun 1999-2001 mewakili satu orang lainnya dianugerahi Tanda Jasa Medal Kepeloporan; M. Hatta Ali (Ketua MA 2012-2020) dianugerahi tanda kehormatan Bintang Mahaputra Utama; 
Mahyudin (Wakil Ketua MPR RI 2014-2019) mewakili 6 orang lainnya dianuegari tanda kehormatan Bintang Mahaputra Nararya; Amzulian Rifai (Ketua Ombudsman RI 2016-2021) mewakili 8 org lainnya, dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama; Jimmly Ashiddiqie Ketua DKPP tahun 2012-2017 dianugerahi tanda kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama; Almarhum Bartolomeus Bayu Satrio, mewakili 9 orang lainnya dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama; Almarhumah Mulatsi Widji Astuti, Letkol Laut (purn), mewakili 21 orang lainnya dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya.
(gb-ars/rel)

Loading...