Wow !!! Pasien Positif Covid-19 di Sumut Tembus 605 Orang

VIDEO

Wow !!! Pasien Positif Covid-19 di Sumut Tembus 605 Orang

angga sagala
Sabtu, 06 Juni 2020

MEDAN, GREENBERITA.com || Perkembangan jumlah pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil swab Polymerase Chain Reaction (PCR) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) semakin mengkhawatirkan selama empat hari terakhir ini.

Setelah pada Rabu (3/6/2020) jumlahnya melonjak menjadi 444 orang, melonjak lagi menjadi 488 pada Kamis (4/6/2020) dan terus melonjak hingga 537 pada Jumat (5/6/2020).

Lalu Sabtu (6/6/2020), jumlah totalnya tembus keangka 605 orang atau bertambah 68 orang Sabtu itu dibandingkan Jumat kemarin.

Pertambahan 68 orang itu adalah yang paling tinggi yang pernah terjadi di Sumut.

"Penderita Covid-19 tembus angka 605, hari ini bertambah 68 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan D SpB kepada wartawan di Medan, Sabtu (6/6/2020) sore yang dilansir dari SIB . 

Namun syukurnya, ujar dr Whiko lebih lanjut, bertambah tujuh orang pasien positif Covid-19 di Sumut pada Sabtu. Sehingga totalnya menjadi 178 orang. Jumat kemarin masih hanya 171 orang.

"Pasien positif Covid-19 di Sumut yang meninggal dunia tidak ada bertambah hari ini. Jumlahnya tetap 47 orang seperti kemarin. Total pasien positif yang dirawat 380 orang," sebut Whiko.

Ditambahkannya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Sumut sebanyak 123 orang. Jumlah PDP yang sembuh sebanyak 306 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 553 orang.


"Apa yang perlu kita tarik dari pertambahan jumlah pasien positif Covid-19 hari ini, adalah kita harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sadarilah bahwa virus ini ada dan nyata. Jangan setelah tertular baru sadar," tegas dr Whiko.


Untuk itu, ia meminta semua pihak jangan pernah lalai dan harus selalu mewaspadai penularan virus dari Wuhan, China ini. "Jangan dulu keluar rumah jika tidak karena urusan mendesak, gunakan selalu masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak selalu," ungkap dr Whiko.

(gb-as1/rel)

Loading...