Notification

×

Iklan

Iklan

Buka Rakernas PARSIBO, Rico Waas Soroti Beasiswa Marga Siboro hingga Dana Bergulir Petani

13 Jun 2026 | 23:40 WIB Last Updated 2026-06-13T16:40:19Z

Buka Rakernas Parsibo, Wali Kota Medan Soroti Peran Teknologi dan Budaya
Dari Beasiswa hingga Tarombo Digital (13/6- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persadaan Siboro Dohot Boruna (Parsibo) menjadikan teknologi sebagai instrumen untuk memperkuat kebudayaan dan hubungan kekeluargaan. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Parsibo di Grand Mercure Hotel Medan, Sabtu (13/6/2026).


Hadir pada acara Rakernas tersebut Ketua Umum Parsibo Protatius Siboro, Anggota DPRD Kota Medan Modesta Marpaung, Kadis Damkar Kota Medan Wanro Malau, Ketua Panitia Itawa Siboro, Ketua Dewan Penasihat Jabintang Siboro, Mewakili Ketua Dewan Pembina RE Siboro, Liber Siboro serta tokoh Siboro lainnya.


Dalam sambutannya, Rico Waas secara khusus menyoroti langkah digitalisasi tarombo sebagai terobosan strategis di tengah perkembangan zaman.


"Di era modern saat ini, teknologi tidak bisa dihindari, bahkan harus dijadikan alat untuk memperkuat nilai-nilai kebudayaan," ujar Rico Waas.

Ia mengingatkan bahwa organisasi berbasis marga seperti Parsibo perlu mampu beradaptasi agar tidak tertinggal oleh laju perkembangan digital yang begitu cepat.


"Program digitalisasi tarombo yang digagas Parsibo menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan tersebut. Melalui sistem digital, anggota keluarga besar dapat dengan mudah melacak garis keturunan, menemukan posisi kekerabatan, hingga mengetahui keberadaan anggota keluarga yang tersebar di berbagai daerah," jelasnya.


Menurut Rico Waas, di tengah kompleksitas kehidupan modern, mencari dan menjaga hubungan kekeluargaan bukan hal mudah. Karena itu, kehadiran sistem digital menjadi solusi untuk memperkuat konektivitas antarkeluarga sekaligus mempermudah kolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, karier, dan ekonomi.


"Dalam mendorong agar digitalisasi tarombo tidak berhenti pada tahap pendataan, tetapi dikembangkan menjadi basis jejaring sosial dan ekonomi keluarga. Dengan data yang terintegrasi, menurutnya, peluang untuk saling membantu antaranggota keluarga akan semakin terbuka dan terstruktur," harap Rico Waas.


Selain itu, Rico Waas mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi juga memiliki fungsi protektif, terutama bagi generasi muda.

Walikota Medan yang dikenal dekat dengan jurnalis ini berkelakar bahwa keseriusan Parsibo melakukan aksi lingkungan, beasiswa pendidikan dan pinjaman kepada para petani, seakan hendak menjadi organisasi partai politik.


"Pendekatan humanis dan modern ini adalah cara yang sangat tepat agar budaya kita tidak tergerus oleh zaman. Saya secara khusus mengapresiasi video klip Mars Parsibo yang digarap serius dengan melibatkan anak-anak muda, serta inovasi digitalisasi silsilah keluarga yang pastinya sangat bermanfaat untuk membangun jejaring sosial dan ekonomi antar anggota," puji Rico mengakhiri sambutannya.


Sebelumnya Ketua Panitia Rakernas, Itawa Siboro dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran para utusan dari berbagai daerah, mulai dari luar Provinsi Sumut, Jambi, Batam dan lainnya, juga dari daerah diantaranya Samosir, Dairi, Tanah Karo, Siantar, hingga Simalungun.


Didepan Walikota Medan, Itawa Siboro menjelaskan bahwa Rakernas ini dirancang untuk mempererat kekeluargaan sekaligus menebar manfaat.


"Rakernas ini adalah sarana untuk mengevaluasi program-program kita. Sesuai dengan tema sentral kita tahun ini, tujuannya adalah agar keluarga besar Siboro semakin bersatu, semakin bertumbuh, dan semakin berdampak bagi sesama," ungkap Itawa di hadapan para peserta.


Itawa menambahkan, kemeriahan acara juga diisi dengan perlombaan paduan suara, vokal grup, kompetisi konten kreator, hingga kunjungan sosial ke panti asuhan.


"Dalam rangkaian kegiatan ini, Parsibo juga memberikan penghargaan dan beasiswa kepada 65 siswa berprestasi dari keluarga besar Siboro, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Kami selaku panitia memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam penyambutan," tambahnya.


Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua Umum Parsibo, Ir. Hasudungan Protasius Siboro, menegaskan komitmen organisasinya untuk tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi marga, melainkan penggerak yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.


"Parsibo harus hadir lewat aksi nyata. Untuk menggerakkan roda ekonomi, kita telah menjalankan program dana bergulir 'Tunas Usaha Bersama Siboro' yang fokus membantu petani bawang di Samosir yang sudah sukses berjalan dua periode. Di sektor pendidikan, kami juga telah menyalurkan beasiswa kurang lebih Rp147 juta kepada 70 penerima lewat program 'Siboro Pintar'," tegas Hasudungan.


Rakernas Parsibo 2026 ini berhasil merumuskan Tarombo Siboro yang lebih berkekuatan secara adat dan akan dijadikan sebagai dasar pelaksanaan berbagai acara adat Marga Siboro kedepannya.**(Gb-ferndt01)