Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Rapidin Simbolon: Tingkat Hunian Hotel Meningkat di Samosir

16 Okt 2019 | 16:20 WIB Last Updated 2019-11-10T13:38:49Z
Bupati Samosir Rapidin Simbolon Sebut Tingkat Hunian Hotel Meningkat Seiring Naiknya PAD Samosir dari Sektor Hotel
SIMANINDO,GREENBERITA.com- Pemerintah Kabupaten Samosir menyebutkan bahwa tingkat hunian hotel di Kabupaten Samosir meningkat sejak tahun 2015 sampai 2018. Hal ini didasari data PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang meningkat jumlahnya hingga 80,9 % yang salah satunya berasal dari pajak pendapatan di Kabupaten Samosir. 

Sebelumnya dalam status facebooknya di Menuju Samosir Maju, Josmar Naibaho menyebutkan bahwa berdasarkan data BPS, ditengah tingginya kunjungan wisata ke Samosir, disaat yang sama ternyata tingkat hunian hotel justru turun.

"Bahkan informasinya pada tahun 2018 melorot sampai ke 13,7%. Penururnan ini juga diikuti dengan rata-rata lama kunjungan dari 1,7 hari perwisatwan menjadi 1,3 hari perwisatawan. Logikanya, kalau kunjungan wisatawan meningkat,mestinya tingkat hunian juga meningkat?" tanya Josmar Naibaho.

Menurut Bupati Samosir Rapidin Simbolon, claim tersebut tidaklah dapat dijadikan data yang bisa mewakili turunnya tingkat hunian hotel.

"Sebenarnya saya baru mengetahui claim itu, karena PAD kita dari hunian hotel meningkat. Kita harus melihat lebih selektif dimananya yang menurun karena saya cek di Dinas Pendapatan itu meningkat. Dari peningkatan PAD kita melonjak (sektor wisata,red), itukan data dan realita dan sudah masuk ke kas daerah," ujar Bupati Samosir Rapidin Simbolon ketika dikonfirmasi greenberita.com di Aek Natonang, Simanindo, Kabupaten Samosir Sumatera Utara pada Selasa, (15/10/2019).

Menurutnya, perlu diperjelas apa yang menjadi masukan itu sehingga dapat kita lihat dan jadi perbaikan kedepannya."Dari sisi hubungan wisata itu juga meningkat, efek multi playernya juga meningkat," tegas Rapidin Simbolon.

Peningkatan jumlah destinasi wisata yang tersebar dibeberapa tempat di Samosir juga meningkatkan pertumbuhan jumlah home stay bukan hotel sehingga membuat lebih lama tinggal para wisatawan walapun tidak tinggal di hotel. 

"Mungkin data yang disampaikan itu tidak melibatkan pertumbuhan home stay yang ketika saya cek kesana, pemilih home stay kewalahan menampung tamu yang datang ke home stay mereka dan ini kemungkinan tidak terdata karena bukan hotel," pungkasnya.

(gb-pardo)