Notification

×

Iklan

Iklan

Usai Pendidikan, Bintara Remaja Polda NTB Langsung Dibebani Tugas Pengamanan Pemilu 2019

5 Mar 2019 | 12:15 WIB Last Updated 2019-09-19T07:13:51Z
LOMBOK TIMUR, GREENBERITA.com - Usai menyelesaikan pendidikan Bintara remaja Polda NTB tidak bisa berleha-leha. Mereka langsung dihadapkan dengan tugas pengamanan Pemilu 2019. Hal itu disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri saat memimpin upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Remaja Polri Polda NTB di SPN Belanting Lombok Timur (Lotim), NTB, Senin (4/3).

Amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda NTB menjelaskan, pelantikan bintara remaja merupakan langkah awal dalam perjalanan karier sebagai anggota polri. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin kompleks, maka tugas tugas sebagai anggota Polri juga akan semakin penuh dengan tantangan.

“Polri selaku penanggung jawab pemelihara keamanan dalam Negeri, terus berupaya untuk merebut kepercayaan publik melalui peningkatan profesionalisme dan modernisasi, dan upaya tersebut diterapkan melalui tiga kebijakan utama promoter yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur serta manajemen media,” kata Achmat Juri.

Bintara Polda NTB akan langsung dihadapkan kepada tugas pengamanan Pemilu 2019. Menurut kapolda, pada Pemilu 2019 memiliki karakteristik yang khas dengan potensi kerawanan yang menyertainya. Untuk itu Polri bersama dengan TNI beserta seluruh pemangku kepentingan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai.

“Para bintara remaja Polda NTB sebagai salah satu elemen terdepan, harus mampu melaksanakan tugas dengan optimal, tanamkan disiplin dan tekad yang kuat serta implementasikan pengetahuan. Juga keterampilan yang telah diperoleh dari lembaga pendidikan, demi keberhasilan pelaksanaan tugas,” tegas jendral bintang dua itu seperti yang dilansir dari katada.id.

Kapolda juga menekankan, hal-hal yang harus dipedomani para bintara remaja yakni pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian insan bhayangkari sejati. Untuk itu laksanakan setiap tugas yang diemban dengan semangat tinggi , bertanggung jawab dengan penuh keikhlasan.

“Bintara remaja polri untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan tugas, jaga nama baik serta kehormatan diri , keluarga dan institusi , hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi polri maupun pelanggaran Pidana,” tutupnya. (rel-marsht)