Kodim 0619 Bersama Kodim 0604 Gelar Simulasi Pengamanan Pilpres dan Pileg

VIDEO

Kodim 0619 Bersama Kodim 0604 Gelar Simulasi Pengamanan Pilpres dan Pileg

Mariati Sihotang
Sabtu, 09 Februari 2019

PURWAKARTA, GREENBERITA.com - Kerjasama antara Kodim 0619 Purwakarta dan Kodim 0604 Karawang gelar simulasi terkait pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia pada bulan April mendatang di halaman Bakorwil Purwakarta, jum'at (08/02/19).

"Dalam simulasi ini melibatkan sejumlah 250 personil dari Kodim 0619 dan personil Kodim 0604 Karawang dan ini untuk meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri,"

Dan ini adalah perintah dari satuan atas yaitu Mabes TNI, untuk melakukan simulasi mengatasi kekacauan masyarakat terhadap Pemilihan Umum. Hal ini disampaikan oleh Kasdim 0619, Mayor. Inf. Tito Maulani Harahap, lanjutnya Aksi masyarakat yang dilakukan itu merupakan rasa ketidak puasan terhadap hasil Pemilihan Umum.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan personil, sehingga dipersiapkan dalam rangka antisipasi pengamanan Pileg dan Pilpres 2019.

Dilansir dari dinamikajabar.com "Latihan ini, puncak dari rangkaian latihan yang telah digelar sejak 28 Januari lalu," ucapnya kepada awak media

Sementara, Kasdim 0604 Karawang, Mayor Inf. Tatang Basujata mengatakan, proses latihan ini adalah instruksi dari Mabes TNI lalu ke Kodam dan dibagi perwilayah Korem, jadi Purwakarta dan Karawang menjadi satu sektor dalam latihan ini.

"Simulasi tentang pengamanan jika terjadi penyerangan ke Kantor KPU. Kita anggap suatu waktu terjadi chaos dari pihak tertentu yang tidak menerima dari hasil Pileg dan Pilpres, tugas kita membackup pengamanan yang dikordinasi oleh pihak Kepolisian," kata Mayor Basujata.

Menurutnya, pemgamanan Pemilu 2019, nantinya akan ditempatkan sesuai arahan Polri karena statusnya adalah perbantuan pengamanan.

"Secara taktis dikendalikan oleh Kepolisian. Jumlah personil yang diturunkan secara keseluruhan kami telah siap, hanya saja nanti bagaimana keputusan dari Kepolisian," pungkasnya. (rel-marsht)
loading...