Karena Sakit Hati Rusmadi Tega Bacok Ardes Berulang Kali

VIDEO

Karena Sakit Hati Rusmadi Tega Bacok Ardes Berulang Kali

Mariati Sihotang
Senin, 25 Februari 2019

INDRAMAYU, GREENBERITA.com - Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk pelaku pembacokan yang dilatarbelakangi sakit hati, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

"Kita sudah amankan pelaku yang berinisial RS (Rusmadi) kurang dari 24 jam dari aksi percobaan pembunuhan (pembacokan)," kata Kapolres Indramayu AKBP Yoris MY Marzuki di Indramayu dilansir dari imcnews.id.

Aksi pelaku RS yang mencoba membunuh itu kata Yoris dilakukan pada Sabtu (23/2) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadiannya di toko korban, Ardes Sampurna yang berada di Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Menurut Yoris, pelaku melakukan penganiayaan dengan cara membacok korban berulang kali di beberapa bagian tubuhnya, setelah itu pelaku langsung melarikan diri.

Kronologi kejadiannya, korban sedang berjaga di toko milik orang tuanya, tiba-tiba seorang laki-laki datang masuk ke toko dengan berpura-pura membeli gula pasir.

Kemudian, ketika korban mengambil gula, pelaku langsung membacok menggunakan senjata tajam jenis golok ke arah korban secara bertubi-tubi dan korban berupaya melawan, pelaku ke luar dari toko dan korban sempat mengejar.

"Namu korban mengalami luka berat di bagian pelipis kanan sebelah kiri atas dan pipi sebelah kanan serta beberapa bagian tubuh lainnya," ujarnya.

Dari keterangan pelaku kata Yoris dia melakukan penganiayaan karena sakit hati. Misalnya, pada saat membeli kertas nasi tidak sesuai ukuran dan pelaku pernah menukar uang di toko milik korban namun diberikan tidak sesuai dengan jumlahnya.

"Dengan alasan itu pelaku kemudin membacok korban menggunakan senjata tajam," tuturnya.

Yoris menambahkan pelaku dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Indramayu pada Minggu (24/2) sekitar pukul 06.00 WIB di Desa Bagjasari, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

"Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, dengan menggunakan sepeda motor," katanya. (rel-marsht)
loading...