DPRD SUMUT: Kita Setuju Pansus Usut Pencemaran Danau Toba Dibentuk

VIDEO

DPRD SUMUT: Kita Setuju Pansus Usut Pencemaran Danau Toba Dibentuk

Senin, 18 Februari 2019

MEDAN, GREENBERITA.com - Akibat kerusakan ekosistem Danau Toba yang dianggap sudah semakin meresahkan juga diamini oleh Komisi DPRD Sumatera Utara dan menyatakan akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut tuntas pengrusakan dan pencemaran Danau Toba.

Hal itu disampaikan Richard P Sidabutar ketika menerima Aliansi Peduli Danau Toba di Ruang Pertemuan DPRD Sumatera Utara pada Senin, (18/2/2019).

"Kita setuju membentuk Pansus untuk mengusut tuntas pencemaran Danau Toba oleh perusahaan perusahaan pencemar seperti Aquafarm, Allegrindo, Japfa dan lainnya. Saya setuju Danau Toba harus zero keramba jaring apung dan harus ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku, " ujar Richard P. Sidabutar.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Sumut, Robby Anangga berjanji akan mendorong ke seluruh komisi untuk diparipurnakan agar disetujui menjadi Pansus Pengrusakan Danau Toba.

Sebelumnya, Aliansi Peduli Danau Toba meliris perusahaan-perusahaan yang dianggap berkontribusi melakukan pencemaran Danau Toba seperti PT. Toba Pulp Lestari (PT. TPL), PT. Aquafarm Nusantara, PT. Allegrindo Nusantara,  PT. Simalem Resort,  PT. Japfa.

Mereka dianggap merusak lingkungan serta membuang limbahnya ke Danau Toba seperti yang dilakukan PT. Aquafarm Nusantara yang membuang pakan ikan busuk yang sangat bau ke Danau Toba.

"Industri yang mengandalkan bahan baku ikan ini pada kenyataannya mempunyai potensi serta kontribusi besar dari kerangka sistematis pengrusakan Danau Toba yang mengganggu kehidupan masyarakatnya di kawasan Danau Toba dan merusak program pemerintah mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional, " ujar Koordinator Aksi Nico Nadeak, dalam pers rilis nya yang diterima greenberita.com pada Senin, (18/2/2019).

Aksi Aliansi Peduli Danau Toba diterima langsung Ketua Komisi B Robby Anangga dan anggotanya Richard P Sidabutar dan Samsul Sianturi, Sarma Hutajulu.

Aliansi Peduli Danau Toba adalah gabungan dari Komunitas Horas Bangsa Batak (HBB),  YPDT,  WALHI,  KSPPM, PARNA se-dunia,  Patambor Indonesia,  GMKI Sumut,  BPJS Sumut, HIMA Tobasa,  JPK Pemerintah Sumut,  Komunitas Anak Medan (KAM),  Tamperak Medan,  International Communitee Gaja Dompak,  GM Marsia,  Gemabato,  Parsadaan Toga Sahata Lumbanraja Kota Medan,  GMB Sumatera Utara,  SALING,   Pejuang Danau Toba,  Pemuda Nusantara Jokowi  LBH Garuda Indonesia,  Komunitas Anak Medan (GM -KBN),  Laskar Pemuda Batak (LPB) Sumatera Utara.

(fernando)
loading...