Notification

×

Iklan

Iklan

Krisis Air Bertahun-tahun Terjawab, 30 Sumur Bor KASAD Masuk Samosir

1 Mei 2026 | 16:44 WIB Last Updated 2026-05-01T09:45:35Z

30 Sumur Bor dari KASAD Disiapkan, Warga Pardomuan Nauli Sumringah Sambut Akses Air (28/4- dokdiskominfoKS/gb)

GREENBERITA.com- Kesulitan air bersih yang selama ini dialami warga Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan, mulai menemukan titik terang. Program pembangunan 30 sumur bor dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) melalui Karya Bhakti TNI resmi dimulai dan disambut antusias masyarakat.


Rakyat Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Pangururan yang ada ditengah perbukitan yang selama ini kerap menghadapi kesulitan air bersih terlihat sumringah ketika TNI akan memulai pembangunan 30 sumur bor bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melalui program Karya Bhakti TNI pada Selasa (28/4/2026).


Launching dilakukan Dandim 0210/TU Ronald Tampubolon bersama Bupati Samosir Vandiko Gultom dan disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat.


Dari total 50 titik bantuan yang dialokasikan di wilayah Kodim 0210/TU, sebanyak 30 titik diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir. 


Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan. Bagi masyarakat Pardomuan Nauli, program ini bukan sekadar pembangunan sumur bor, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang telah lama dinantikan.


Dandim 0210/TU, Ronald Tampubolon menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya penyediaan air bersih. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar.


“Ini adalah bukti sinergi TNI bersama pemerintah daerah untuk menjawab kesulitan masyarakat. Kami optimistis seluruh titik dapat selesai tepat waktu dalam dua bulan kedepan,” kata Ronald.


Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Gultom menjelaskan sebelumnya telah membangun sarana pompa air di Kecamatan Onan Runggu melalui dukungan pemerintah provinsi. Tahun ini, empat titik tambahan juga direncanakan melalui APBD, bantuan Pemprov Sumatera Utara dan kedutaan Inggris.


"Dengan tambahan 30 sumur bor dari KASAD, maka total 34 titik sumber air baru akan hadir untuk masyarakat," tegas Vandiko


"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian KASAD TNI yang telah membawa program TNI Manunggal Air ke Samosir. Kami bersyukur di tahun 2026 ini, di bawah komando Bapak Maruli Simanjuntak, program ini bisa kembali hadir untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Bupati Samosir.


Penyediaan air bersih merupakan fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran 30 sumur bor di Samosir menunjukkan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang responsif tidak selalu diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari kemampuan menghadirkan solusi melalui kerja sama dan keberpihakan kepada masyarakat.

Warga Pardomuan Nauli pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka berharap sumur bor yang dibangun dapat mengalirkan air hingga ke permukiman warga dan menjadi berkah bagi generasi mendatang.


“Selama ini air sangat susah. Terima kasih atas program Bapak KASAD, kami sangat membutuhkan kantong-kantong air,” ujar Pangondian Simarmata.


Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, Kabupaten Samosir terus bergerak menuju daerah yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.**(Gb-ferndt01)