Notification

×

Iklan

Iklan

Prioritas Stabilitas Nataru, Bupati dan Ketua DPRD Samosir Kawal Antisipasi Keamanan dan Pangan

11 Des 2025 | 10:27 WIB Last Updated 2025-12-11T03:27:09Z

Bupati Samosir Perintahkan Antisipasi Menyeluruh Hadapi Nataru 2025 (10/12- dokdiskominfoks/gb)

GREENBERITA.com– Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kabupaten Samosir meningkatkan kewaspadaan dengan instruksi antisipasi menyeluruh dari Bupati Samosir Vandiko T. Gultom. Dalam Kunjungan Kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) selama dua hari—10 Desember 2025 di Aula AE. Manihuruk, Pangururan, dan 11 Desember 2025 di Aula HKBP Mogang, Palipi—Bupati menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran perangkat daerah.


Bupati Samosir Vandiko Gultom menjelaskan meski Nataru kegiatan rutin setiap tahun, momen Nataru tidak boleh dianggap sepele karena berbagai potensi masalah dapat muncul.


“Rakor ini untuk mengambil langkah strategis dan mengantisipasi terjadinya potensi yang berpotensi menimbulkan konflik. Kita harus memahami apa saja potensi yang ada dan menyiapkan langkah penanganannya,” ujar Vandiko.


Ia menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan bahan pokok dan barang penting (bapokting) serta stabilitas harga. OPD diminta memastikan stok aman dan memberikan kepastian kepada masyarakat.


“Mohon disampaikan ke masyarakat agar tidak menimbulkan kekhawatiran. Bapokting harus dipastikan tercukupi. Termasuk jika ada harga yang naik, kita cari solusinya,” ujar Vandiko.


Bupati juga menekankan pentingnya distribusi BBM dan LPG, kebersihan objek wisata, serta kesiapan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.


“Lonjakan pengunjung harus diantisipasi. Rekayasa lalu lintas perlu disiapkan agar titik macet bisa diurai dan tidak mengganggu kenyamanan wisatawan,” katanya.


Ia meminta camat dan kepala desa melakukan pemetaan wilayah. “Camat dan kades paling mengerti kondisi daerahnya. Perlu mapping agar langkah-langkah penanganan bisa tepat,” ungkap Vandiko.


Terkait informasi BMKG soal potensi cuaca ekstrem hingga 15 Desember, Vandiko meminta langkah antisipasi dilakukan di lokasi rawan bencana.


“Tolong diinformasikan ke masyarakat. Lakukan antisipasi di lokasi-lokasi rawan bencana, libatkan camat dan kades. Sama-sama kita antisipasi cuaca ekstrem di Samosir, kita doakan semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.


Bupati menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.


“Semua harus dimonitoring dan disiapkan langkah strategis. Jangan sepele. Lakukan mapping dan antisipasi. Ini bisa kita lalui dengan teamwork, komunikasi, dan sinergi yang baik. Potensi yang ada bisa kita cegah bersama,” tegasnya.


Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon juga menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif dalam memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah. DPRD berkomitmen mengawasi kesiapan pengamanan, kelancaran pelayanan publik, serta mitigasi bencana.


“Dengan langkah-langkah ini, DPRD berperan aktif dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2026,” tegas Nasip.


Dukungan pengamanan juga datang dari unsur Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan Negeri Samosir sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan lintas sektor.


Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Wakapolres Samosir Briston A.M. Napitupulu, Pabung Kodim 0210 TU G. Sebayang, Kasi Pidsus Kejari Samosir Asor O. Siagian, Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, pimpinan OPD, para camat, kepala desa, dan BPD dari sejumlah kecamatan.**(Gb-Ferndt01)