Notification

×

Iklan

Iklan

Waduh, Ada Isu Begu Ganjang di Parbab Dolok, Polres Samosir Lakukan Tindakan Ini

17 Mar 2024 | 13:24 WIB Last Updated 2024-03-17T06:24:58Z

Bhabinkamtibmas Polres dipimpin Aiptu Horas Situmorang melakukan pertemuan dengan warga terkait adanya isu begu ganjang di Desa Parbab Dolok, Kamis (14/3)


GREENBERITA.com- Isu begu ganjang kembali menerpa Kabupaten Samosir tepatnya di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan. 


Mencegah terjadinya tindak kekerasan di tengah masa, Kepolisian Resor (Polres) Samosir melalui Bhabinkamtibmas langsung turun ke desa tersebut pada Kamis Pagi, 14 Maret 2024.


Bhabinkamtibmas Polres dipimpin Aiptu Horas Situmorang yang mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya seseorang warga parbaba dolok yang diisukan memelihara Begu Ganjang.


 "Kami mendatangi kantor Desa Parbaba dolok dan menemui kepala desa dan kadus 1 Desa Parbaba Dolok yang selanjutnya mereka memanggil warga yang dituakan dari desa tersebut yakni MSTS dan ASS," ujar Aiptu Horas Situmorang. 


Dari pertemuan warga dan Pemerintah Desa Parbaba Dolok didapat  informasi bahwa pada Selasa, 12 Maret 2024, ada sekelompok masyarakat yang akan membuat gerakan terkait adanya informasi Begu Ganjang.


"Pada pukul 14.00 WIb pemerintah Desa Parbaba Dolok mendatangi warga dan menghimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis dan menahan diri," jelas Horas Situmorang. 


Kemudian pemerintah desa menggelar pertandingan pada Rabu,  13 Maret 2024 dikantor Desa Parbaba Dolok. 


"Dalam pertemuan dikantor kepala Desa Parbaba Dolok tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada MSTS dan ASS agar menghimbau warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat merugikan diri sendiri sembari tetap waspada, berdoa kepada Tuhan dan Selalu Menahan diri agar terhindar dari tindak pidana," terang Horas Situmorang. 



Usai pertemuan tersebut, Aiptu Horas Situmorang melaporkan hasil pertemuan kepada Kapolsek Pangururan dan sampai Jum'at, 15 Maret 2024, situasi di  Desa Parbaba Dolok, dalam keadaan aman dan kondusif. 


Lalu pada Jumat, 15 Maret 2024 pukul 24.00 WIB, lalu Bhabinkamtibmas kembali ke Desa Parbaba Dolok Aiptu Horas Situmorang serta mengunjungi Huta Pinagar Dusun l Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.


"Kita lalu mengunjungi salah satu rumah warga yang diisukan anaknya sakit tiba-tiba yang saat dikunjungi didapati didalam rumah ada beberapa warga berkumpul dan memberikan himbauan kepada masyarakat Huta Pinagar untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, jangan sampai terprovokasi dengan ada isu begu ganjang yang tidak jelas," tegasnya. 


Dikatakan nya kepada warga yang hadir, bila ada informasi yang perlu dipertanyakan atau hal-hal yamg dicurigai agar disampaikan  kepada Bhabinkamtibmas untuk segera ditangani. 


"Pada Sabtu pagi, 16 Maret 2024, situasi di Desa Parbaba Dolok dalam keadaan aman dan kondusif," tegasnya. 


Forkopimca Pangururan lalu mengadakan koordinasi dan diputuskan pada Sabtu, 16 Maret 2024 kembali melakukan pertemuan di Kantor Desa Parbaba Dolok. 


Pertemuan dihadiri Bhabinkamtibmas Horas L Situmorang, Kapolsek Pqngururan AKP Marlwn Sitanggang, Camat Pangururan Robintang Naibaho, Kepala Desa Parbaba Dolok Japadan Naibaho, Masyarakat Huta Pinagar.


Bahkan korban yang diisukan memelihara Begu Ganjang yakni JS juga turut di hadirkan. 


"Jangan terlalu percaya, kepada yang tidak bisa kita lihat, kita perlu mengintropeksi diri, tetap percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kita harus Bersatu Dan Berdamai," ujar Kades Parbaba Dolok, Marsihat Sitindaon. 


Sementara itu, salah satu Tungga Nihuta Kiris Sihaloho menyampaikan perlunya kenyamanan di Huta Pinagar dan meminta jangan ada yang berbuat tidak etis,


"Adanya masyarakat yang sakit mendadak tang di alami warga Huta Pinagar, kami tidak pernah ada permasalahan tanah atau lahan," ujar Kiris Sihaloho. 


Sementara itu, Kapolsek Pangururan menegaskan kepada masyarakat bahwa perbuatan anarkis akan dilakukan penegakan hukum. 


"Satu hati lah semua warga Huta Pinagar untuk kedamaian, jangan putus komunikasi antara warga, saling membuka hati dan menerima kekurangan dan Kelebihan," ujar Kapolsek Pangururan AKP M Sitanggang. 



Sementara itu, JS Warga yang diisukan memelihara begu ganjang menyatakan dirinya tidak pernah berbuat yang melanggar hukum 


"Apalagi sesuai dengan I

isu yang saya alami sekarang antara saya dengan masyarakat, tidak pernah ada permasalahan, terutama terkait masalah tanah tidak pernah terjadi, selama ini saya hidup bermasayarakat ditengah perkampungan Pinagar Desa Parbaba Dolok," ujar JS. 


Camat Panguruan menyampaikan kepada warga agar jangan sampai ada pikiran yang membawa kearah Negatif. 


"Kita Harus Rajin Beribadah dan Berdoa, jangan kita selalu mencari kesalahan orang lain. Kita harus Terbuka satu sama lain, terutama keluarga. Mengingat kita yang termakaan isu adalah masih keluarga dekat, maka kita hentikan permasalahan ini dan mari kita bergandeng tangan demi kemajuan dan keharmonisan yang terjalin selama ini," ujar Robintang Naibaho. 


(Gb-Luis06)