Notification

×

Iklan

Iklan

Kerap Terjadi Longsor, Warga Bonan Dolok Berharap BPBD Samosir Tindaklanjuti Bangun Tembok Penahan

25 Mar 2024 | 19:22 WIB Last Updated 2024-03-25T12:22:31Z
 
Batu-batu besar yang kerapkali jatuh dari lereng bukit
:(gb/doc/rbkapdgn)



GREENBERITA.com- Selain akses jalan yang kurang memadai, Desa Bona Dolok nan indah ini juga masih kerapkali terjadi longsor dari bebukitan. 


Terjal nya lereng bukit, dan faktor alam seperti hujan deras dan non alam seperti penebangan hutan di daerah hulu jadi alasan utama terjadi nya bencana ini. 

Pantauan greenberitacom, Senin (25/3/24) di desa yang ada di Kecamatan Sianjurmula Kabupaten Samosir ini, tampak beberapa reruntuhan batu yang cukup besar hasil longsor, berada di tengah jalan yang sedang dilewati. 


Pengakuan Sekdes Bonan Dolok Joel Siboro mengatakan terakhir kali longsor terjadi pada bulan Desember 2023 lalu dan belum dilakukan pembangunan tembok penahan longsor. 


"Itu terakhir longsor bulan Desember 2023, ya kadang masih ada batu jatuh. Kalau bantuan dari Dinas Penanggulangan Bencana alam, waktu itu mereka respon tapi hanya sekedar pembersihan lokasi longsor saja. Belum ada penanggulangan untuk pembangunan penahanan longsor nya lagi," jelasnya.


Terpisah, warga yang tak ingin disebutkan namanya berharap agar BPBD Kabupaten Samosir peduli akan bencana yang kerapkali melanda desa Bonan Dolok. 


"Kalau bisa, di kurangi lah tingkat keterjalan lerengnya, kan bisa dibuat bangunan penahan sejenis piling. Ya, agar longsor yang terjadi bisa diminimalisir," ucap sang warga. 

Ketika greenberita menghubungi Kepala BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Manihuruk belum memberikan pernyataan lengkap sampai berita ini diturunkan. 

"Saya check dulu (datanya, red) ya inang," ujar Sarimpol Manihuruk. 

Sampai saat ini, Kaban BPBD Masih melakukan check data ketika berita ini diturunkan.

(Gb-Ribka05/org)