Notification

×

Iklan

Iklan

Peneliti BRIN Temukan 'Piramid Toba', Parlindungan Purba: Kita Suku Bangsa Besar, Tinggi Peradaban

28 Sep 2023 | 12:50 WIB Last Updated 2023-09-28T05:57:46Z
Peneliti BRIN Prof Danny Hilman temukan Piramida Toba


GREENBERITA.com- Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan untuk masyarakat kawasan Danau Toba datang dari Danny Hilman Natawidjaja, yang merupakan Research Professor di Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


Lulusan California Institute of Technology ini mengungkapkan, bahwa Piramida Toba itu akan 'go public'. 


"Akhirnya, keberadaan PIRAMID TOBA yang kami rahasiakan dulu selama setahun akan mulai 'go public' karena besok tanggal 23 September 2023, Bapak Menko Marves akan berkunjung ke sana untuk cek lokasi,"tulis Prof Danny Hilman Natawidjaja.


Namun terkait lokasinya, Prof Danny Hilman Natawidjaja belum bersedia mengungkapkannya dengan alasan masih dilakukan penelitian.


Menyikapi hal tersebut, Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Dr Parlindungan Purba menyambut baik dan mengapresiasi kerja keras BRIN terkait penemuan 'Piramid Toba' di kawasan Danau Toba tepatnya di Kabupaten Toba.


"Terhadap penemuan ini walaupun masih penelitian yang dilakukan oleh BRIN, kita mengapresiasi kerja keras lembaga ini, sekaligus menandakan bahwa sebenarnya kawasan Danau Toba mempunyai potensi dan mempunyai banyak hal-hal yang harus diungkapkan di kemudian hari karena kita kaya akan potensi kebudayaan kebudayaan itu, bagaimana masyarakat mengungkapkan cara berpikir, cara bertanam, cara bergaul dan cara memimpin dan lainnya ," ujar Dr Parlindungan Purba ketika dikonfirmasi greenberita usai Deklarasi Pemilu Damai pada Rabu, (27/9/2023).


Parlindungan mengungkapkan bahwa hal ini menandakan bahwa Danau Toba itu khususnya masyarakat kawasan Danau Toba sangat kaya dengan peradaban.


"Peradaban yang menandakan bahwa kita adalah suku bangsa yang besar, bangsa Indonesia dan akan menjadi perhatian dunia di masa mendatang," pungkas Parlindungan Purba.


Sebelumnya diberitakan, Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan ke Kabupaten Toba, Sumatera utara, pada Sabtu (23/9/2023) hingga Minggu (24/9/2023).


Kunjungan Menko Luhut ini untuk melihat temuan BRIN terkait keberadaan lokasi Piramida Toba.


Kunjungan Luhut ini juga disampaikan Prof Danny Hilman Natawidjaja melalui akun media sosial Facebooknya.


Danny Hilman Natawidjaja yang merupakan Research Professor di Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).


Lulusan California Institute of Technology itu juga mengungkapkan, bahwa Piramida Toba itu akan 'go public'. 


"Akhirnya, keberadaan PIRAMID TOBA yang kami rahasiakan dulu selama setahun akan mulai 'go public' karena besok tanggal 23 September 2023, Bapak Menko Marves akan berkunjung ke sana untuk cek lokasi," tulis Prof Danny Hilman Natawidjaja.


Namun terkait lokasinya, Prof Danny Hilman Natawidjaja belum bersedia mengungkapkannya dengan alasan masih dilakukan penelitian.


"Belum bisa saya bilang (lokasinya) di sini ya, maaf, mohon bersabar,"tulisnya.


"Struktur 'Piramid' Toba ini jelas tidak sederhana dengan batu-batu penyusunnya banyak yang besar-besar, sebesar kerbau sampai atas, tingginya 120 meter!" bebernya.


Menurut penjelasan Prof Danny di akun facebooknya, preserved strukturnya masih jelas, tinggal dibersihin saja alang-alangnya.


"Yang (terlihat) di foto itu cuma bagian atasnya saja, paling seperempatnya, ke bawah itu masih jauh,"jelas Danny.


Prof Danny juga mengungkap bahwa di "Piramid" Toba itu ada artifak atau prasasti yang menyertai.


Enggak apa-apa, sudah jalannya begitu mungkin. Dan mungkin tepat juga, karena ternyata sudah ada orang yang mau bikin rumah di teras 1 paling bawah, jadi memang sudah harus bergerak,"pungkasnya.


'Piramid' Toba ini juga ada kemiripan dengan situs Gunung Padang yang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. 


"Iya ada miripnya (Situs Gunung Padang),"ujar Prof Danny.


Ketika dikonfirmasi terkait isu tersebut, Bupati Toba Poltak Sitorus mengaku baru mendengarnya saat kehadiran Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan di Toba, Sabtu (23/9/2023) hingga Minggu (24/9/2023).


Ia juga menyampaikan, dirinya tak tahu persis soal piramid Toba, termasuk lokasi dan strukturnya.


“Memang ada sepintas, enggak detail. Saya juga belum tahu banyak soal pyramid Toba itu,” tutur Poltak Sitorus, Senin (25/9/2023).


"Kalaupun itu ada, kita bangga dong. Sekarang, bukan cuman event lagi dan soal peristiwa terjadinya letusan Gunung Toba. Ini sudah menjadi biasa,” terang Poltak Sitorus.


Melalui penelitian, info soal piramid tersebut akan terbuka kepada publik. Pasalnya, hingga saat ini, lokasi pyramid tersebut belumlah ia ketahui.


“Itu memang membutuhkan riset atau penelitian, soal bagaimana sebenarnya lokasinya dan siapa telah melihat itu,” tuturnya.


“Kalau lokasi belum tahu persis. Hanya sepintas kami bicarakan soal itu. Soal apakah lokasinya dirahasiakan, saya juga enggak tahu. Yang pasti saya tidak tahu banyak,” pungkas Poltak Sitorus.



(Gb-Ferndt01)