Notification

×

Iklan

Iklan

Siswa Hanyut Belum Ditemukan, Tim SAR Parapat Turun Bantu Pencarian ke Ronggur Nihuta Samosir

21 Agu 2023 | 18:20 WIB Last Updated 2023-08-21T11:30:47Z

Tim BASARNAS Medan dipimpin Kepala Unit Basarnas Parapat Parapat Hisar Turnip beranggotakan 7 personil turun ke TKP untuk bantu pencarian bersama petugas lokal dan masyarakat

GREENBERITA.com- Seorang siswi Ronggur Nihuta RLM yang hendak pergi ke sekolah, diduga jatuh dan hanyut dari Jembatan Siponot ketika hendak menuju sekolahnya SMAN 1 Kecamatan Ronggur Nihuta Kabupaten Samosir pagi tadi, Senin (21/08/2023).


Selang 5 jam setelah kejadian, tim BASARNAS Medan yang dipimpin Kepala Unit Basarnas Parapat Parapat Hisar Turnip yang beranggotakan 7 personil langsung turun ke lokasi kejadian untuk membantu melakukan pencarian bersama petugas lokal dan masyarakat.


"Sampai saat ini belum ditemukan, kita sudah turun langsung ke bawah jembatan dan sekitar aliran sungai dibawah jembatan, belum ditemukan," jelas Hisar Turnip.


Pihaknya mengaku telah hadir di lokasi sekitar pukul 12.45 Wib dan langsung turun ke lokasi sungai yang ternyata hanya sekitar satu meter saja.


"Helm dan tas korban belum kami temukan, kami berharap korban kita temukan dalam keadaan hidup walaupun agak mustahil dengan medan yang berat seperti ini," jelasnya.


Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pencarian sampai pukul 18 Wib sore ini dan bila belum ditemukan akan dilanjutkan esok hari.


"Besok baru kita akan melakukan dari pencarian terakhir ke hilir sampai ke Danau Toba yang kalau ditarik garis lurus sampai 10 kilometer," jelasnya.


BASARNAS meyakini bahwa korban belum sampai ke Danau Toba karena aliran sungai ada penyempitan dan bendungan sehingga korban tidak mungkin terseret melewatinya.


"Saat ini kami mengerahkan alat vertikal montenering set dengan personil yang ada dibantu masyarakat dan petugas lokal," jelasnya lagi.


Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Kecamatan Ronggur Nihuta Pormen Gultom tempat korban belajar mengaku korban adalah anak murid nya.


"Benar korban adalah anak murid kami atas nama Rachel Lipa boru Malau kelas X," jelas Pormen Gultom.


Dirinya membenarkan bahwa memang setiap hari korban dan siswa dari sekitar lingkungan kampung korban naik sepeda motor ke sekolah.


"Korban setiap hari naik motor Mega Pro, mungkin terpeleset dari jembatan kayu akhirnya kereta tinggal di jembatan dan korban jatuh ke sungai, kejadian kami perkirakan pukul 07.05 Wib karena sekolah masuk upacara jam 07.15 Wib dan jarak dari lokasi ke sekolah sekitar 5-10 menit," jelas Pormen Gultom.


Dijelaskannya, selama ini tidak ada siswa atau siswinya terjatuh di jembatan tersebut.  "Kita sudah langsung ke sana ikut melakukan bantuan pertama sekitar pukul 8 Wib, kedepannya kita akan menemui keluarga korban untuk melakukan penguatan kepada keluarga," ujar eks Kepala Sekolah SMAN 1 Kecamatan Sianjurmula-mula ini.


Sebelumnya diberitakan seorang siswi  Ronggur Nihuta RLM yang hendak pergi ke sekolah, diduga jatuh dari Jembatan Siponot ketika hendak menuju sekolahnya di SMAN 1 Kecamatan Ronggur Nihuta pagi tadi, Senin (21/08/2023).


Kejadian dibenarkan Kapolsek Pangururan AKP M. Sitanggang ketika dikonfirmasi wartawan.


Dirinya mengatakan, sampai saat ini pihaknya bersama TNI dan masyarakat sedang melakukan upaya pencarian.


"Kita sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Samosir untuk memanggil Tim Basarnas dari Parapat dan sekarang dalam perjalanan," ujar AKP M. Sitanggang.


Sementara, Babinsa Sertu Sitinjak dan Koptu H. Manik yang berada di lokasi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, informasi berawal diterima dari Kepala Desa Salaon Tonga Tonga bahwa 1 Orang anak sekolah terjatuh ke sungai Siponot.


Korban diduga terpeleset dan jatuh dari jembatan ketika hendak berangkat ke sekolah.


"Siswa jatuh dari Jembatan Sungai Siponot yang menghubungkan desa Salaon Tonga Tonga dengan Desa Sijambur, Desa salaon Tonga Tonga, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir," ungkap Koptu H. Manik.


Sekira pukul 07.00 Wib lanjutnya, salah seorang saksi AM ketika melintas dari jembatan melihat satu unit sepeda motor tanpa pengemudi tergeletak di atas jembatan.


"Mengetahui kejadian itu dan tidak ada pemilik sepeda motor di lokasi saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Salaon Tonga tonga," katanya.


Sampai saat ini di lokasi pencarian terus dilakukan. Pencarian bersama sama ikut dilakukan BPBD Samosir, Camat Ronggur Nihuta Beresman Simbolon, Danramil 03/Pangururan, kepala sekolah, perangkat desa, para guru dan masyarakat.


(Gb-Ferndt01)