Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala Sekolah SDN 13 Medan Bantah Pelaku Pemukulan Murid SDN 13

30 Jun 2023 | 18:53 WIB Last Updated 2023-06-30T11:53:41Z

 

Jenazah siswa SDN 13 Medan 



GREENBERITA.com - Seorang siswa kelas 1 SD di Medan, B (8) meninggal dunia setelah di-bully dan dipukul kakak kelasnya. Kepala Sekolah SDN 13 Medan, Ana Novita, buka suara soal insiden itu.


"Dia (B) anaknya baik, penurut, pandai berteman, tidak pernah buat masalah. Di sekolah dia tidak pernah mengalami perundungan dan pemukulan. Dia tidak pernah berantem dengan kawannya," kata Ana Novita kepada detikSumut, Jumat (30/6/2023).



Ana mengaku sejak Jumat (23/6) menerima informasi dari keluarga bahwa B sedang dalam kondisi deman sehingga tidak masuk sekolah. Kemudian, pada Selasa (27/6) ia mendengar B meninggal dunia.



"Ini pas melayat baru saya tahu B kabarnya meninggal dunia setelah mengalami perundungan dan pemukulan. Sebelumnya, orang tuanya bilang B hanya demam," ungkapnya.

Kepala Sekolah SDN 13 Medan, Ana Novita, mengakui siswa SD berinisial B (8) yang diduga korban pemukulan dan perundungan di Medan merupakan muridnya. Namun, kakak kelas yang disebut sebagai pelaku bukan murid di sekolah itu.
"Pelaku bukan siswa SD 13. Hanya korban (B) yang merupakan siswa saya. Saya sudah mengecek nama-nama pelaku bersama para guru dan itu bukan siswa SD 13. Saya pastikan pelaku bukan siswa saya," kata Ana 


Ia menyampaikan pihaknya selalu mengawasi perilaku siswa di sekolah dan belum pernah terjadi perundungan. Ana mengungkapkan senantiasa pihaknya mengajarkan para siswa agar saling menyayangi satu sama lain.


Lantas, ibunya sempat membawa B ke tukang urut untuk diobati secara tradisional. Rupanya, B tetap mengeluh kesakitan. Selain itu, B juga sering mengigau dipukuli orang.



Sampai akhirnya pada Selasa (27/6), B dibawa ke RSUP Pirngadi. Dalam hitungan beberapa jam, B pun meninggal dunia dan dimakamkan di Jalan Brigjen Katamso. Sampai saat ini, Polrestabes Medan masih menyelidiki kasus tersebut.

(GB-RizalDM)