Ephorus HKBP: Jangan Tergoda Suara Nabi-nabi Palsu Yang Bilang Covid-19 Tidak Berbahaya -->

VIDEO

Ephorus HKBP: Jangan Tergoda Suara Nabi-nabi Palsu Yang Bilang Covid-19 Tidak Berbahaya

angga sagala
Rabu, 19 Mei 2021

Pdt Dr Robinson Butarbutar

GREENBERITA.com
|| Para pemimpin gereja HKBP telah membaca dan mengikuti perkembangan pertarungan umat manusia di dunia ini terhadap Covid-19 di tingkat global, nasional, provinsi, kabupaten dan desa. 


Pada satu sisi, gereja mensyukuri usaha Pemerintah Indonesia melakukan vaksinasi bagi seluruh rakyat mulai dari pelayan publik hingga ke level rakyat biasa, terutama dimulai dari lansia. 


Pernyataan ini disampaikan Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar dalam rilis yang diterima greenberita pada Rabu, 19 Mei 2021.


"Kita juga menghargai keputusan sulit yang diambil pemerintah termasuk pembatasan mobilitas rakyat pada saat mudik lebaran lalu," ujar Pdt Robinson Butarbutar.


Tetapi pada sisi lain, Ephorus HKBP beserta pemimpin HKBP di semua aras ikut prihatin bahwa, sebagaimana diberitahu oleh pemerintah, beberapa varian Covid-19 yang lebih berbahaya telah tiba di tanah air. Kami juga membaca terjadinya peningkatan jumlah orang yang terinfeksi termasuk di Sumatera Utara pada awal hingga pertengahan Mei, termasuk warga HKBP. 


"Langkah pertama kita lakukan adalah menopang masyarakat yang terinfeksi dengan doa dan penguatan. Kita juga terus mendukung dan mendoakan semua usaha tenaga kesehatan dan pemerintah dalam menolong para korban dan mengatasi dampak pandemi Covid-19," jelas Ephorus HKBP yang puluhan tahun melayani di Eropa ini.


Selanjutnya, didasari oleh rasa kasih sayang dan dalam tanggung jawabnya sebagai gembala di gereja HKBP yang ada di seluruh negeri tercinta, Ephorus HKBP terpanggil untuk menyerukan kepada seluruh masyarakat, secara khusus warga dan pelayan HKBP di mana saja untuk tetap waspada, mengikuti program vaksinasi pemerintah, dan setia melakukan protokol kesehatan 5 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan bersih, Menjaga Jarak Fisik Sosial, Menghindari Kerumunan dan Membatasi Mobilitas, dalam menghadapi Covid-19.


"Kami meminta warga untuk tidak tergoda dalam mendengar suara-suara nabi-nabi palsu yang menyatakan bahwa Virus Covid-19 itu tidak berbahaya bagi kesehatan, tidak menyebar, bahkan tidak ada," tegas Pdt Robinson Butarbutar.


Menurutnya, rakyat hanya bisa menghadapi masa pandemi ini dengan kewaspadaan prima.


"Kita terus berseru kepada Tuhan agar Ia menolong rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, serta seluruh rakyat dan pemerintah dunia, untuk memenangkan pertarungan kita melawan Covid-19 dengan semangat dan kewaspadaan tinggi," pesan Ephorus HKBP  


Jelasnya, manusia juga dipanggil Allah untuk saling menolong, meningkatkan kepedulian dan solidaritas kita terhadap yang paling terdampak oleh virus ini. 


(Gb-ferndt01)

Loading...