Notification

×

Iklan

Iklan

Bocah 9 Tahun Dibunuh Usai Bantu Ibunya dari Pemerkosaan

12 Okt 2020 | 18:24 WIB Last Updated 2020-10-12T11:24:31Z

Foto : Ilustrasi Pembunuhan

ACEH, GREENBERITA.com || 
Peristiwa pemerkosaan disertai pembunuhan terjadi di wilayah Gampong Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2020) pagi .


Diketahui, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu diketahui berinisial S(36) yang merupakan seorang pengangguran.


Sementara, korban pemerkosaan adalah seorang ibu muda berinisial D (28) dan korban pembunuhan berinisial R (9) yang tak lain adalah anak dari korban D.


Informasi yang dihimpun dari Nescorner , kejadian itu terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dinihari yang mana pelaku tibatiba masuk ke dalam rumah korban sehingga korban terbangun dan berteriak minta tolong.


Karena lokasi rumah korban berada jauh dari pemukiman warga, permintaan tolong korban pun tak dapat terdengar oleh warga sekitar.


Korban D disekap di rumahnya, tiba-tiba sang anak yakni R terbangun dan berteriak melihat hal itu dan berusaha melawan pelaku. Namun, pelaku nekat membacok R berkali-kali hingga meninggal dunia. Mirisnya, jasad korban pun dimasukkan ke dalam karung.


Korban D dan anaknya R dibawa pelaku jauh ke dalam perkebunan sawit di pinggir sungai. Jasad R di buang sementara korban D diperkosa oleh pelaku yang kemudian melarikan diri.


Kasus ini pun masih ditangani pihak kepolisian, dimana dikabarkan hingga kini jasad korban R yang merupakan anak dari D belum juga ditemukan karena dibawa oleh pelaku.


Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolres Langsa, AKBP Giyarto melalui Kabag Ops, AKP Dheni

Firmandika saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Sabtu sore.


Dikatakannya, hingga gini tim gabungan TNI-Polri termasuk Brimob dan sejumlah pihak terkait lainnya masih mencari keberadaan pelaku dan jasad korban R.


“Tim gabungan masih mencari keberadaan korban dan pelaku, hingga kini belum ditemukan karena menurut pengakuan korban D jasad anaknya dibawa pelaku,” ujarnya.


Siang tadi, korban D telah dibawa ke rumah sakit di Langsa untuk mendapatkan bantuan medis atas luka lecet yang diterima karena perlakuan pelaku, termasuk untuk menjalani visum.


“Kasus ini masih ditangani lanjut, terkait dugaan pelaku melarikan diri ke luar kota belum dapat dipastikan. Semoga pelaku cepat bisa kita tangkap,” tambah mantan Kasat Intelkam Polres Aceh Utara ini.


(gb-ars/rel)