Notification

×

Iklan

Iklan

Ratusan Warga Ketapang Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

17 Sep 2019 | 10:13 WIB Last Updated 2019-11-10T13:46:45Z
Korban infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, terus bertambah
KETAPANG, GREENBERITA.com - Korban infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, sejak 13 hingga 14 September 2019 ada sebanyak 292 warga terserang ISPA dampak bencana kabut asap. Mereka mendapat penanganan di beberapa puskesmas atau rumah sakit yang ada di sana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Ketapang Basaria Rajagukguk mengatakan, untuk menyikapi permasalahan ini, pihaknya sudah mengajukan beberapa alat bantu pernapasan, seperti tabung oksigen portabel dan nebulizer.

Alat-alat ini nantinya didistribusikan ke beberapa puskesmas dan posko yang fokus melakukan pemadaman kebakaran lahan. "Nanti jika sudah didapat akan kita distribusikan ke puskesmas dan posko-posko. Untuk obat-obatan sudah distok ke UPTD, jadi biasanya sudah tersedia," jelas Basaria, yang di kutip dari Sindonews Senin 16 September 2019.

Selain itu, Dinkes Ketapang juga sudah menempatkan beberapa petugas medis serta pendirian posko di beberapa lokasi yang kabut asapnya sangat parah.

"Kita sudah bekerja sama dengan BPBD, relawan-relawan instansi terkait. Kita sudah ada kegiatan dalam bentuk posko. Selain pembagian masker, kita ada tim kesehatan, untuk memeriksa kawan-kawan atau masyarakat yang terganggu kesehatannya," terang

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terlebih orangtua yang memiliki balita, untuk tidak membawa keluar rumah, mengingat daya tahan tubuh anak sesusia itu masih rentan terserang penyakit.

Sementara untuk pihak sekolah diharapkan lebih jeli melihat situasi kabut asap saat ini. Jika tidak memungkinkan melakukan kegiatan belajar-mengajar, maka meliburkan siswa dirasa langkah paling tepat.

(rel-Angrosag)