Notification

×

Iklan

Iklan

Samosir dan Provinsi Papua Selatan Perkuat Kolaborasi Lewat Diplomasi Budaya

6 Jul 2026 | 17:55 WIB Last Updated 2026-07-06T10:55:58Z

Samosir Pererat Kolaborasi dengan Papua Selatan, Vandiko Sematkan Ulos untuk Wagub Paskalis (4/7- Ferndt/gb)
GREENBERITA.com- Malam kebersamaan di kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, menjadi momentum penting bagi Kabupaten Samosir dalam memperkuat hubungan antardaerah. 


Di sela kemeriahan Samosir Music International, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menjamu Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang kebudayaan, pariwisata, dan pembangunan daerah, Sabtu (4/7/2026).


Alunan musik yang mengiringi Samosir Music International tidak hanya menjadi hiburan bagi ribuan penonton, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan dua daerah yang dipisahkan ribuan kilometer.


Dalam pertemuan tersebut, Vandiko dan Ariston menyematkan ulos kepada Paskalis Imadawa sebagai simbol penghormatan dan tanda kasih masyarakat Batak kepada tamunya. Prosesi sederhana itu menjadi lambang eratnya persaudaraan yang terjalin antara Kabupaten Samosir dan Provinsi Papua Selatan.


Turut hadir Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Cahyo Agung Dwi Arianto, Sanggar Serapuh asuhan Pastor Fanumbi, serta Tober Band pimpinan Joko Juniar.


Kehadiran Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir merupakan kelanjutan dari hubungan baik yang telah terbangun melalui pertukaran seni dan budaya. Sebelumnya, Komite Seni Budaya Nusantara Provinsi Papua Selatan sukses memukau masyarakat dan wisatawan pada Geotourism Festival 2026 dan kembali tampil dalam Samosir Music International.


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan bahwa kebudayaan menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan seluruh anak bangsa.


"Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Papua Selatan di Kabupaten Samosir. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi langkah awal mempererat persaudaraan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Samosir dan Papua Selatan," ujar Vandiko.


Menurutnya, kerja sama antardaerah tidak selalu harus diawali dari sektor ekonomi, melainkan dapat dibangun melalui budaya sebagai identitas bangsa.


"Budaya adalah jembatan pemersatu Indonesia. Ketika kita saling mengenal budaya masing-masing, maka rasa saling memiliki akan tumbuh. Dari situlah lahir kepercayaan, kolaborasi, dan akhirnya kesejahteraan masyarakat. Samosir selalu terbuka menjadi rumah bagi seluruh budaya Nusantara," tambah Vandiko.


Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang terus mendukung pertukaran seni budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan nasional.


Pertemuan tersebut mempertegas diplomasi budaya sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan daerah Kabupaten Samosir yang tidak hanya mempromosikan keindahan Danau Toba, tetapi juga menjadikan kebudayaan sebagai pintu masuk membangun jejaring antardaerah, memperkuat citra Samosir sebagai destinasi wisata yang terbuka terhadap kolaborasi serta menjadi simpul persatuan melalui berbagai kegiatan budaya.


Kehadiran Wakil Gubernur Papua Selatan menjadi simbol penghormatan, persahabatan, sekaligus harapan agar kolaborasi antara Samosir dan Papua Selatan terus berkembang demi kemajuan bersama.**(Gb-ferndt01)