Notification

×

Iklan

Iklan

36 Event Sumut 2026 Diluncurkan, Pemprovsu Bidik Ledakan Wisatawan

30 Jan 2026 | 17:43 WIB Last Updated 2026-01-30T10:43:26Z

Wagub Sumut Surya, dan Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap beserta sejumlah kepala daerah kabupaten, dan beberapa konsulat di Kota Medan secara simbolis tekan tombol launching calendar of event north sumatera 2026 di GSG PRSU, Medan (29/01- dokdiskominfoSU/gb)

GREENBERITA.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) resmi melaunching Calendar of Event (CoE) 2026 yang memuat 36 event unggulan dari 33 kabupaten/kota. Program ini disiapkan sebagai strategi penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif agar pergerakan ekonomi daerah berlangsung sepanjang tahun.


Peluncuran Calendar of Event Sumatera Utara 2026 tersebut dilakukan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Kamis malam (29/1/2026).


“Melalui Calendar of Event ini kita ingin memberikan kepastian jadwal kepada wisatawan. Kita ingin para wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, dapat merencanakan perjalanan mereka ke Sumut dengan lebih terarah, lebih lama tinggalnya, dan lebih banyak destinasi yang dikunjungi,” ucap Surya.


Mantan Bupati Asahan ini menyampaikan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini telah menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, setiap event tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM, pengrajin, pelaku seni, kuliner, transportasi, hingga perhotelan.


“Ketika event tumbuh, ekonomi rakyat bergerak. Karena itu, peluncuran Calendar of Event 2026 ini adalah langkah strategis untuk memastikan giat ekonomi berlangsung sepanjang tahun, tersebar di berbagai daerah, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.

KIa menegaskan Calendar of Event 2026 menjadi simbol kekuatan kolaborasi 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. 


“Tidak ada daerah yang berdiri sendiri. Dari kawasan Danau Toba, Pesisir Timur, Kepulauan Nias, Dataran Tinggi Karo, hingga kota-kota besar, semua terhubung dalam satu semangat promosi bersama,” tegasnya.


Ragam Calendar of Event 2026 menghadirkan berbagai festival, mulai dari budaya dan tradisi, pesta rakyat, karnaval seni, sport tourism bertaraf nasional dan internasional, festival musik dan paduan suara, hingga ajang fashion dan ekonomi kreatif.


“Saya menegaskan tiga hal utama yakni kebersihan, keramahan, dan kesiapan infrastruktur. Wisatawan akan kembali bukan hanya karena acaranya meriah, tetapi karena mereka merasa nyaman,” ucapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan penyelenggaraan event bertujuan memperkuat branding daerah, memberi kepastian jadwal kunjungan, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang trennya terus meningkat.


Melalui proses kurasi ketat, ditetapkan 36 event unggulan dari total 51 event yang tersebar di 33 kabupaten/kota. Enam di antaranya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, yakni Manaiamolo Fest di Kabupaten Nias Selatan, Samosir Music International di Kabupaten Samosir, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo, Berlabuh di Kabupaten Deliserdang, Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan, serta Gebyar Batubara Beranjak di Kabupaten Batubara.

Selain itu, berbagai event kelas dunia serta event bertema ekonomi kreatif dan fashion juga akan mewarnai Calendar of Event Sumut 2026. 


“Kami berharap pelaksanaan event di tahun 2026 dapat berjalan dengan baik seperti event tahun 2025 yang telah dilaunching pada tahun sebelumnya,” katanya.


Yuda menambahkan, sektor pariwisata Sumut terus menunjukkan tren positif dengan realisasi kunjungan wisatawan mancanegara hingga November 2025 mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun 2024.


“Kami optimistis dengan sinergi konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka ini akan terus tumbuh di tahun 2026,” ucapnya.


Peluncuran Calendar of Event 2026 tersebut turut dihadiri sejumlah bupati dari berbagai daerah, antara lain Pakpak Bharat, Samosir, dan Dairi. 


Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, pimpinan OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, serta perwakilan lembaga, asosiasi, dan komunitas.**(gb-ferndt01)