Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolsek Onan Runggu Berhasil Mediasi Polemik Penebangan Pohon

7 Mar 2024 | 17:57 WIB Last Updated 2024-03-07T11:30:14Z
 
Kegiatan mediasi penebangan pohon(1/3/24)
:(gb/doc/ist)

GREENBERITA.com- Kapolsek Onanrunggu, AKP Marlan Silalahi memimpin kegiatan mediasi terkait permasalahan penebangan pohon coklat yang terjadi di Desa Onanrunggu Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir. 

Mediasi ini dilaksanakan di Kantor Desa Onanrunggu, Jumat, (1/3/24) dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Danramil 02 Nainggolan, Kepala Desa Onanrunggu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua dan Anggota BPD Desa Onanrunggu, tokoh masyarakat dan adat setempat, serta pihak yang terlibat dalam permasalahan, yaitu Keluarga OS dengan Keluarga VFAPS. 


Pada pertemuan tersebut, Kapolsek Onanrunggu sampaikan pentingnya mencari kesepakatan damai antara kedua belah pihak dengan mempertimbangkan nilai-nilai adat dan kekeluargaan yang tinggi dari kedua belah keluarga. 

Dari hasil diskusi, ditemukan bahwa penebangan pohon coklat yang dilakukan OS dikarenakan pohon coklat sudah mengenai bangunan rumah OS. Ditambah adanya permasalahan antara Keluarga MS dengan Keluarga VS. Namun, kedua belah pihak akhirnya menyadari kesalahan masing-masing dan saling meminta maaf. 

Kesepakatan pun dicapai, di antaranya tidak ada ganti rugi atas pohon yang ditebang, pembangunan harus memperhatikan jarak dengan simin (kuburan) dan adanya kesepakatan terkait penataan tanaman dan bangunan yang tidak mengganggu ke simin (kuburan), sedangkan untuk Pembangunan Dapur tetap dilanjutkan namun tidak ada pintu dan jendela yang mengarah ke simin (kuburan). 

Kapolsek Onanrunggu menyatakan bahwa dengan selesainya mediasi ini, laporan pengaduan masyarakat (Dumas) terkait penebangan pohon coklat ditutup. Namun, pihak keamanan yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Dan Toloh Masyarakat tetap akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas kedua belah pihak untuk mencegah gangguan kamtibmas atau tindak pidana yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Kegiatan mediasi ini menjadi contoh pentingnya penyelesaian masalah secara musyawarah dan kekeluargaan dalam memelihara kedamaian dan kerukunan ditengah masyarakat.


(Gb-Ribka05)