Notification

×

Iklan

Iklan

Reskrim Polres Samosir Tangkap RS, Pelaku Ketiga Pemerkosaan Anak SMP

13 Sep 2023 | 16:49 WIB Last Updated 2023-09-13T10:26:16Z

RS, Pelaku Pemerkosaan Anak SMP ditangkap Reskrim Polres di Samosir 

GREENBERITA.com- Satuan Reskrim Polres Samosir kembali melakukan penangkapan pelaku ketiga pemerkosaan terhadap seorang anak dibawah umur yang diperkosa sejak SMP.


Penangkapan tersebut dibenarkan Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Natar Sibarani, SH ketika dikonfirmasi greenberita pada Rabu, 13 September 2023.


"Benar, pada Selasa 13 September sekira pukul 21.00 Wib, Tim Ops Nal Polres Samosir telah berhasil menangkap pelaku ke 3 atas kejadian pemerkosaan yang dialami seorang anak SMP dibawah umur," ujar AKP Natar Sibarani.


Hasil penyelidikan Tim Opsnal Polres Samosir bahwa pelaku yang ketiga sedang berada di Medan. Dan pada hari Selasa 12 September 2023 Tim Opsnal akan berangkat ke Medan untuk melakukan penangkapan namun mendapat informasi bahwa Pelaku RS sedang akan pulang ke Samosir menaiki salah satu angkot jurusan Kabupaten Samosir.


"Selanjutnya Tim Opsnal mengecek jejak digital dari smartphone si RS dan mengetahui bahwa keberadaan RS sudah mendekati Samosir. Selanjutnya Tim Opsnal Polres Samosir mengikuti angkot tersebut mulai dari perbatasan Dairi dan Kabupaten Samosir. Sekira pukul 20.30 Wib tepat di Simpang 4 jalan Gereja Kelurahan Pangururan Tim Opsnal Polres Samosir menghentikan angkot tersebut dan memeriksa penumpang fari salah satu penumpang diketahui adalah pelaku RS," ujar AKP Natar Sibarani.


Tanpa ada perlawanan, penumpang tersebut mengaku benar bernama RS pelaku dari persetubuhan terhadap anak dibawah umur dan selanjutnya RS diamankan ke Polres Samosir untuk dilakukan proses lebih lanjut. 


Di Polres Samosir, RS mengaku sebagai pelaku RS bahwa yang diamankan di simpang 4 HKBP Bolon dan baru pulang dari medan menaiki salah satu angkot yang ada di Samosir sekira pukul 20.30 Wib.


"Bahwasannya kepulangannya ke Samosir karena mendapat telpon dari salah satu keluarganya yang menanyakan, 'RS, betul nya ada masalahmu? Pulang lah dulu kau biar tau kami sebenarnya apa nya masalah mu, dan atas telpon dari salah satu keluarganya tersebut, Pelaku RS mengiyakan dan pulang ke Samosir," jelas Natar Sibarani.


Ditambahkannya lagi bahwa dirinya nya berangkat ke medan dengan alasan mau mencari pekerjaan pada hari Kamis, 07 September 2023 dengan menggunakan kendaraan roda dua milik sendiri dan kendaraan roda dua tersebut ditinggalkan di Medan. 


Dari pengakuan pelaku RS didapat informasi bahwa RS mendapat nomor telepon korban dari pelaku ZS yang mana ZS mendapat nomor kontak korban pada saat korban mengisi air isi ulang (pemesanan air minum) ditempat si Pelaku RS.


"Komunikasi antara Pelaku RS dan ZS sudah berjalan sekira sebulan dan mereka pun pacaran dan terjadilah persetubuhan. Sebelum dibawa ke rumah, terlebih dahulu korban dibawa ke Pangururan berjalan-jalan selanjutnya dibawah ke tepi Danau Toba pada malam hari dan ditepi Danau Toba pelaku RS merayu menciumi dan terjadi persetubuhan," jelas RS kepada penyidik Polres Samosir.


Seingat dari pelaku RS bahwa sudah 4 kali dirinya melakukan persetubuhan, dimana pernah Korban menolak disetubuhi namun pelaku RS mengancam dengan video persetubuhan mereka akan disebar apabila korban tidak mau disetubuhi. 


"Bahwa pelaku RS pernah mengatakan kepada pelaku ZS bahwa si Korban adalah pacarnya dan sudah dirusaknya. Pelaku RS mengetahui bahwa dia masih pelajar dari pernyataan Korban kepada Pelaku RS bahwa dan akan melanjutkan SMA nya di Kabupaten Samosir," jelas RS lagi.


Saat ini pelaku RS sudah diamankan di Mako Polres Samosir untuk melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.


(Gb-Ferndt01)