Notification

×

Iklan

Iklan

Dilaporkan ke Polisi, Josmar Naibaho Mengaku Siap Hadapi Proses Hukum

19 Mei 2020 | 12:48 WIB Last Updated 2020-05-19T06:13:27Z
Penggiat Sosial Media, Josmar Naibaho
SAMOSIR,GREENBERITA.com- Ketua Tim Pemenangan salah satu bakal calon Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga yang sering disapa Rapberjuang, Anser Naibaho melaporkan seorang jurnalis Soritua Manurung dan penggiat media sosial Josmar Naibaho kepada Polres Samosir.

Pelaporan tersebut dibenarkan oleh Kepala Satuan Reskrim Polres Samosir AKP. Suhartono ketika dikonfirmasi greenberita pada Selasa, 19 Mei 2020 di Mapolres Samosir.

"Benar, Ketua Tim Pemenangan Rapberjuang Anser Naibaho melaporkan saudara Josmar Naibaho dan Soritua Manurung kepada kami," ujar Suhartono.

Menurutnya, laporan ketua tim Rapberjuang Anser Naibaho tertuang pada laporan polisi nomor LP/B-80?V/2020/SMR/SPKT tertanggal 13 Mei 2020. 

"Mereka melaporkan dengan dugaan tindak pidana penghinaan melalui media elektronik melalui pemberitaan sebuah media dengan judul Bantuan beras dari PT. TPL Diduga Ditilep, Kominfo Bungkam," ujar Suhartono.

Pada isi berita tersebut menyatakan benar Pemkab Samosir mendapatkan bantuan dari TPL dan menduga bantuan telah digunakan untuk kepentingan politik incumbent serta menyatakan akan menuntut Pemkab Samosir apabila telah menyelewengkan bantuan tersebut.

Menyikapi pelaporan dirinya ke polisi oleh Ketua Tim Rapberjuang, penggiat sosial media Josmar Naibaho menyatakan akan siap menghadapinya secara hukum.

"Sebagai warga negara yang baik, saya siap menghadapi langkah hukum yang saudara Anser Naibaho tempuh, dan  akan mengikuti prosesnya sesuai hukum yang berlaku," tegas Josmar Naibaho dalam rilisnya yang diterima greenberita pada Senin, 19 Mei  2020.

Josmar Naibaho mengaku Sampai saat ini belum mengenal dan tidak pernah bertatap muka dan tidak pernah berkomunikasi dalam bentuk apapun dengan pelapor, Anser Naibaho. "Karenanya, saya tidak memahami dan tidak mengerti legal standing (kedudukan hukum, red) saudara Anser Naibaho melaporkan saya," tambahnya.

Secara pribadi, Josmar Naibaho sangat menyesalkan sikap Anser Naibaho yang diusia tuanya tidak menunjukkan sikap bijaksana dan cermat, tetapi lebih mengedepankan dan tidak mampu nengontrol sikap emosionalnya.

"Atas hal tersebut saya patut menduga, ketidak-cermatan dan sikap emosional saudara Anser Naibaho ini telah dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memecah-belah dan mengadu-domba marga Naibaho khususnya, demi kepentingan politiknya," duga Josmar Naibaho.

Dalam rilisnya, Josmar Naibaho mengaku sebagai orang yang jauh lebih muda dari saudara Anser Naibaho, mengaku sudah berupaya lebih bijak menghadapi situasi ini. 

"Karenanya saya berharap kepada seluruh marga Naibaho khususnya dan masyarakat Samosir umumnya agar kebih bijaksana dan  tetap menjaga kekompakan  serta tidak terjebak dalam intrik intrik politik kotor oknum tertentu. Perbedaan pilihan politik harus disikapi secara damai, arif dan bijaksana," pungkas Josmar Naibaho

Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Pemenangan Rapberjuang Anser Naibaho membenarkan telah melaporkan penggiat sosial media, Josmar Naibaho dan jurnalis Soritua anurung.

"Kita melaporkan Soritua Manurung dan Josmar Naibaho tentang berita dan postingan mereka di media sosial yang menyatakan bantuan TPL ditilep Bupati, jadi kita laporkan mereka menyatakan yang tidak benar," ujar Anser Naibaho.

Anser Naibaho menilai berita dan poatingan dimedia sosial facebook itu telah mencemarkan nama baik dan memfitnah Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga serta tim Rapberjuang.

"Kami kan dari Rapberjuang saat ini sedang membagi tali asih kepada masyarakat berupa beras, telur dan vitamin ke desa-desa. Jadi, karena ada bantuan TPL ini jadi dibilang disalah gunakan Bupati untuk membantu kepada masyarakat, kami merasa tidak senang sebagai tim rapberjuang seolah-olah kami membagikan yang kena curi dan bukan milik kami," pungkas Anser.

(gb-As01)